EMPAT ILMU WARISAN LELUHUR BORNEO

Warisan leluhur nusantara alias nenek moyang kita sungguh sangat banyak. Baik berupa warisan pikiran, keyakinan maupun benda-benda. Berikut ini salah satu warisan nenek moyang dari bumi Borneo/Kalimantan.

Tepatnya di Kecamatan Embau Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Kecamatan ini dihuni oleh Suku Embau yaitu suatu kelompok masyarakat yang masih keturunan suku Dayak Embaloh, yang saat ini lebih menyatakan diri mereka sebagai Melayu. Suku Embau ini bermukim di sepanjang sungai Embau kabupaten Kapuas Hulu provinsi Kalimantan Barat.

Suku Embau, adalah keturunan dari suku Dayak Embaloh. Walaupun mereka masih berdarah dayak, tetapi mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai orang Embau, atau Melayu Embau.

Bahasa Embau yang asli diperkirakan telah punah dari peradaban sejak akhir abad ke-19. Bahasa Embau telah punah karena tidak ada lagi penutur bahasa ini. Masyarakat Embau, pada awalnya berbicara sehari-hari mengggunakan bahasa Embau —mirip dengan bahasa Dayak Embaloh. Tetapi karena dominasi bahasa Melayu di daerah ini secara perlahan-lahan bahasa Embau tergeser oleh bahasa Melayu. Pada saat ini suku Embau menggunakan bahasa Melayu, walaupun beberapa kata dalam bahasa Melayu yang mereka gunakan masih terdapat beberapa kata dalam bahasa Embau. Oleh karena itu bahasa yang mereka pakai sekarang disebut sebagai bahasa Melayu Embau.

Punahnya bahasa Embau, maka punah juga budaya asli suku Embau, karena saat ini berbagai acara adat mengikuti segala bentuk budaya Melayu. Bahkan perilaku dan cara berpakaian pun telah mengikuti cara-cara melayu. Termasuk kawin-campur antara orang Embau asli dengan orang-orang Melayu sehingga budaya dan agama Melayu ini pun terserap ke dalam masyarakat Embau. Dan saat ini suku Embau secara mayoritas telah memeluk agama Islam.

Sebagaimana suku-suku di Indonesia, masyarakat Embau juga memiliki Ilmu-ilmu goib yang dipercaya memberikan banyak manfaat untuk hidup sehari-hari. Di antaranya akan kita paparkan di bawah ini:

ILMU SELAMAT

Ilmu ini adalah ilmu warisan leluhur suku Embau, dan bisa jadi dengan ini pula suku Embau diselamatkan Tuhan sehingga selamat dan lolos dalam tragedi “Mandor” yang berdarah pada tahun 1943, di mana tentara Jepang melakukan penangkapan dan pembantaian massal kepada masyarakat suku Embau.

Caranya:
Setiap pagi, genggamlah kedua tangan dan putarlah dengan arah dari bawah ke atas sambil membaca doa mantra. Lakukan sesering mungkin selama beberapa hari. Ketika hendak digunakan maka lakukanlah seperti biasa, sebaiknya lakukan sebelum bepergian.

Insya allah kita akan selamat dari senjata apapun, dari musibah bala bencana atas ijin Allah SWT. Inilah mantranya:

TIK KUNANG URAT JENALLAH
TUNGKAT DAN SYAHADAT
CAHAYA MANIKAM
NURMANI LAHUL ALLAH
AYATULLAH HAS SIFATULLAH.

—–&&&—-

ILMU MALAIKAT EMPAT

Pada masa muda seseorang perlu melengkapi diri dengan belajar ilmu silat dan apabila sudah memiliki ilmu silat maka seseorang perlu juga memiliki ilmu batin silat/ ilmu goib silat. Ilmu ini adalah tambahan agar orang yang belajar silat agar memiliki daya kekuatan supranatural.

Inilah mantra doa ILMU MALAIKAT EMPAT PAKAI BELAJAR SILAT yang dibaca sebelum kita menggerakkan jurus-jurus apa saja:

JIBRIL DI MUKAKU
MIKAIL DI KANANKU
ISRAFIL DI KIRIKU
IZRAIL DI BELAKANGKU
MUNKAR DI ATASKU
NAKIR DI BAWAHKU
ROKIB DI KANANKU
ATID DI KIRIKU
RIDWAN DI MUKAKU
MALIK DI BELAKANGKU
MUKORROBIN DI MUKAKU
BERKAT DOA LA ILAHA ILALLAH
BERKAT MUHAMMADARRASULULLAH

—-&&&—–

ILMU KOBAL— ILMU KEBAL SENJATA

Caranya cukup mudah yaitu selesai sholat lima waktu baca sekali dan tiupkan ke telapak tangan lalu usapkan ke seluruh tubuh. Insya allah tidak lama kemudian anda akan kebal atas ijin Allah SWT. Bila akan digunakan untuk menghadapi musuh cukup baca sekali dan tiup ke tangan lalu usapkan ke tubuh.
Baca dan hapalkan doa ILMU KEBAL ini…

AH BANGUN
JAGAT PUN BANGUN
BANGUN CULA
SALAMULLAH HU BANGUN
BESI KURSANI
URAT SEPERTI KAWAT
TULANG SEPERTI BESI
DARAH SEPERTI TIMAH
KULIT SEPERTI BELULANG
BERKAT DOA LA ILAHA ILALLAH
BERKAT MUHAMMADARRASULULLAH

—–&&&—–

ILMU ANTI KEBAL
Sebelumnya, Mari kita belajar sedikit tentang tubuh kita sendiri yang kita kenal dengan tulang sulbi atau bahasa Inggrisnya Coccyx. Tulang sulbi terletak pada bagian terbawah dari tulang belakang. Oleh sebab itu ia juga dikenali sebagai tulang ekor.Tulang sulbi adalah tulang yang pertama yang diciptakan oleh Allah ketika proses penciptaan Nabi Adam AS.

Pada hari kiamat kelak, semua makhluk akan dimatikan termasuklah malaikat dan ketika itu hanya Allah saja yang Maha Hidup. Sewaktu hari kebangkitan nanti, Allah SWT akan membangunkan semua manusia lagi, mulai dari nabi Adam sampai manusia terakhir yang lahir sebelum kiamat. Hebatnya tulang sulbi ini tak akan hancur di dalam tanah dan termasuk dalam salah satu benda paling keramat yang tidak akan musnah dengan izin Allah.

Tulang sulbi banyak disebutkan dalam hadis. Antaranya, Dari Abu Hurairah Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya semua bagian tubuh manusia akan rusak, kecuali tulang sulbi, dari tulang ini pertama kali manusia diciptakan, dan dari tulang ini manusia dibangunkan dari kematian di hari akhir” (HR. Bukhari, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah)

Membahas Tulang sulbi ini juga menarik. Ada ilmu-ilmu, misalnya inti besi kursani atau ilmu anti kebal menggunakan media tulang sulbi. Berikut ini akan kita paparkan tentang ILMU ANTI KEBAL.

Caranya:
Letakkan jari telunjuk ke ujung tulang ekor /tulang sulbi. Selanjutnya baca: BABUL JANAB 3 x dan angkat jari telunjuk dan oleskan ujung jari telunjuk ke ujung pedang atau ujung peluru, atau ujug tombak. Senjata siap digunakan untuk melumpuhkan pemilik ilmu kebal.

Mudah bukan?

Keempat ilmu diatas silahkan diamalkan bagi yang berminat. Bila tidak berminat silahkan dijadikan tambahan pengetahuan saja. Terima kasih. SALAM BHINNEKA TUNGGAL IKA…



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

ilmu pengasihan untuk umum, pemahaman secara makrifat ttg Qs:Al anfal ayat 17, pusaka serunting

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *