Aji Wijayakusuma dan Elmu visualisasi Membuat Telur Asin

Aji Wijayakusuma dan Elmu visualisasi Membuat Telur Asin

Reportase lanjutan dari bumi Cirebon
Reporter : mas agung

Dokumentasi :
sangkala wenang

Bismillahirachmanirrachim
Assalamu’alaikum wr wb
Ijinkan saya yang dhoif ini berbagi pengetahuan dan elmu yang tak berguna ini, semoga bisa menjadi pelengkap elmu yang saudara poro BOLOSAMAR miliki. Maka Sebelumnya saya haturkan sembah bakti, mohon restu & ijinnya Dewan Rektorat (admin), untuk memposting amalan ini.

Dalam postingan Ngilmun Khidir, dsebutkan ada 3 tingkat:
1. Wit Ngelmun Khidir
2. Ngelmun Khidir Sinoca
3. Ngelmun Ratuning Khidir
namun disini saya bukan untuk memposting Ngilmun Khidir tingkat selanjutnya, akan tetapi Amalan wajib sebelum menguasai Ngilmun Khidir Tingkat selanjutnya (Pasangan Ngelmun Khidir):
1. Aji Wijayaksuma yg berguna utk mengobati diri sendiri,dan mengobatan medis non medis ini pasangan Ngelmun Khidir Sinoca
2. Aji Jalasutra (Jalanadir) yaitu berguna utk melemahkan/menetralkan sementara elmu/ajian/susuk/besel lawan saat berhadapan dengan kita juga utk melemahkan ketajaman Senjata/Benda pasangan Ngelmun Ratuning Khidir.
Maka kali ini saya akan wedar dan ijazahkan Aji Wijayaksuma, ini tanpa sanad utk mengarwahi.

Aji Wijayaksuma dilakukan setelah solat Subuh sebelum jam 6.15, dilakukan di teras atau ruangan yg sirkulasinya baik (seluruh jendela dibuka) kalo bisa ditempat terbuka itu yang dianjurkan. Tata cara mengamalkan:
1. Mustika Dzikir: Duduk sila rilekan fikiran, atur pernapasan mata terpejam, tangan lurus diatas lutut telapak tangan terbuka menghadap ke atas, kejang, baca: Alfatihah, Al Ikhlas, Alfalaq, AnNas, Audzu billahi minas syaithoni rojim, Bismillahi rachmani rachim, Astaghfirulloh Astaghfirulloh Astaghfirullohal adhim, Asyhadu anla ilaha illalloh wa Asyhadu anna Muhammada rasululloh, Allohumma shali ‘ala sayidina Muhammad, Wa la chawla wala Quwwata ila billahil ‘aliyil ‘adhim. Tarik Napas (keras dalam) sambil angkat kedua tangan sentuhkan di atas kepala. Tahan Napas Turunkan Tangan ke dada, hentakan (buka) ketepi dada, dorong kesamping lurus bahu, ke depan lurus, tekuk masuk lurus mata tarau dibelakang kepala, dorong ke atas, turunkan silangkan (kanan di dada kiri, kiri di pinggang kanan). Buang Napas. Ulangi 9x

2. Wijayaksuma: Duduk sila, badan tegak, jangan terlalu menunduk dan mendongak, jari membentuk (O) di depan pusar (jari kanan menumpang dijari kiri, sentukan 2 ujung ibu jari), lidah ditempelkan dilangit-langit mulut, mata terpejam. Baca: Alfatihah 7x lalu Tarik Napas halus Panjang, Tahan Napas (baca Sholawat Asyifa: Allohumma soli ‘ala sayidina Muhammadin, Tibbil Qulubi, Wadawa iha wa’afiyatil Abdani, Wasifa iha wanurril absori, Wadiya iha waQutil ajsadi, wal arwahi waghida iha wa’ala ali wasochbihi ajma’in). Buang Napas. Ulangi 11x
Tahap-tahapnya:
– Tahap pertama (Aji Wijayaksuma Mulatata) jalankan No. 1-2 sperti diatas selama 21 hari (bisa ditambahi melakukannya waktu sore jam 16.30)
– Tahap kedua (Aji Wijayaksuma Kalijogo) tata cara sama tapi No. 2 saat tarik nafas bayangkan energi/daya sejati yang bersemayam di pusar naik ke dada kiri (jantung/puting susu kiri) – Hati ( dada kanan di bawah 3jari puting susu) – kembali ke pusar. Tahan Napas saat baca sambil bayangkan energi/daya sejati yang bersemayam di pusar naik ke ubun-ubun, lalu memutari tubuh dari samping kiri (telinga kiri, bahu kiri pinggang kiri, palinggian/pantat, pinggang sebelah kanan naik sampai) – Ubun-ubun kembali. Buang napas bayangkan energi yang bersemayam di ubun-ubun turun berlahan sesusaikan irama napas kembali ke pusar. Lakukan tahap ke dua ini selama 9 hari
– Tahap ke tiga (Aji Wijayaksuma Bandha Nawa), Tata cara (visualisasi/pembayangan) sama dengan tahap ke dua tapi ada tambahan waktu Tahan Nafas saat menggerakan dayasejati dari pusar ke ubun-ubun sambil membuka 9 simpul yg ada di Pusar (Pusering Bandha), uluhati (Agesang Bandha), dada (Sokosodo Bandha), tenggorokan/pita suara (Ponjalaran Bandha), garis bawah hidung (Awungun Bandha), Antara 2 alis (Waskita Bandha), Ubun-ubun (Palawangan Bandha), Palinggian/tulang ekor (Muladha Bandha). Lakukan tahap ke tiga ini selama 11 hari.
Jadi jumlahnya menjadi 41 hari, setelah selesai InsyaAlloh tangan anda menjadi lebih peka dan mampu mengobati penyakit.
Cara Menggunakan:
1. Sambil Menyentuh/memijit (gerakan sesuai naluri/pikiran yang timbul saat menyentuh ikuti) daerah yang sakit Baca dlm hati Alfatihah, Lalu tahan napas sambil baca Sholawat Asyifa. biasanya telapak tangan akan lebih panas.
2. Media Air Mineral: Buka tutupnya lalu tutup dengan telapak tangan, Baca Alfatihah 3x, Tahan Napas baca Sholawat Asyifa 1x sambil bayangkan daya sejati keluar dari telapak tangan bercampur dengan air mineral tsb lalu tiupkan ke air, Tutup lagi dg telapak tangan Tahan napas baca Al ikhlas 3x lalu tiupkan, baca syahadat + sholawat biasa 3x lalu tiupkan, tutup lagi botolnya dengan penutupnya, minum dan oleskan ditubuh yang sakit.
3. Jarak jauh visualisasikan kita mengobati orangnya ada didepan kita, tata caranya sama dengan mengobati secara langsung tp hanya dalam imajinasi.
Tambahan: Dawamkan Tingkat Tiga (Wijayaksuma Bandha Nawa) selama 111 hari, maka anda bisa membuat telur asin (memindahkan penyakit ke telur/binatang, insyaAllah).

Cara Membuat Telur Asin
– Pegang Telur (Ayam Kampung) di tangan kiri dan garam (Garam Kristal/wadag) di tangan Kanan, Baca:
a. Alfatihah 7x untuk memfokuskan fikiran
b. Tarik Napas (bayangkan kita garam menjadi sari-sari/ion garam), Tahan Napas baca Sholawat Asyifa ( bayangkan sari-sari garam itu masuk ke telor, masuk melewati tangan kanan -masuk ke telur lewat telapak tangan kiri ) lakukan point (b) ini beberapa kali hingga yakin, lalu rebus dan cicipi. Dawamkan sesering mungkin hingga telur benar-benar asin.
Untuk lebih mudahnya, coba anda ke pasar atau warung lalu beli telur asin, insyaAllah cepat, enak dan langsung bisa dimakan. Tapi telur bebek lho……..selamat mencoba




Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

koin banyak hoki1000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *