KHASIYAT AYAT LIMABELAS: LIMABELAS AYAT DALAM ALQURAN YANG MUSTAJABAH=

DI KALANGAN AHLI HIKMAH, amalan dibawah ini disebut Ayat Lima Belas (15). Yaitu ayat-ayat yang diyakini memiliki fadhilah untuk berbagai hajat.

Terkait dengan ayat 15,  saya berpendapat  bahwa semua ayat (jumlah ayat dalam Al Quran ada 6666 dan ada yang menghitungnya dengan metode lain berjumlah 6.236) dalam Al Quran itu memiliki karomah, berkah dan power yang berbeda-beda. Yang Mengetahui tentunya Alla Ta’ala dan kita bisa mengambil manfaatnya dengan keyakinan yang penuh.

Tidak hanya ketika diwiridkan secara berulang-ulang, namun makna dan arti dari ayat-ayat Al Quran itu bila dihayati secara mendalam maknanya (tadabbur) pasti akan mendatangkan manfaat yang luar biasa dalam hidup sehari-hari kita.

Berikut ayat-ayat itu:

  1. “ALIF LAAMIM, ALLAHU LAA ILAAHA ILLALLAH HUWAL HAYYUL QOYYUM“
  2. “QAAIMAN BILQISTHI DZAALIKUMULLAAHU FA-ANNAA TUKFAKUUNA“
  3. “WALAU ANNA QUR’AANAN SUYYIROT BIHIL JIBAALU AUQUTHTHI-AT BIHIL ARDHU AU KULLIMA BIHIL MAUTA BALILLAAHIL AMRU JAMII-AN”
  4. “INNAMAA AMRUHUU IDZAA ARAADA SYAI AN AN YAQUULA LAHUU KUN FAYAKUUN”
  5. “ALHAMDULILLAAHI RABBIL AALAMIIN”
  6. “BALHUM FII LABSIIN MIN KHALQIN JADIIDIN”
  7. “WAHUWA MA-AKUM AINAMAA KUNTUM WALLAAHU BIMAA TA’MALUUNA BASHIIR”
  8. “INNALLAAHA QAWIYYUN AZIIZUN. ALLAAHU LAA ILAAHA ILLAA HUWA WA ALALLAAHI FAL YATAWAKKALIL MU’MINUN”
  9. “WAMAYYATAWAKKAL ALALLAAHI FAHUWA HASBUHUU INNALLAAHA BALIGHU AMRIHI QAD JA-ALALLAAHU LIKULLI SYAI-IN QADRAAN”
  10. “WA AHAATHO BIMAA LADAIHIM WA AHSHAA KULLA SYAI-IN ‘ADADAN”
  11. “ROBBUL MASYRIQI WAL MAGHRIBI LAA ILAAHA ILLAA HUWA FATTA KHIDZHU WAKIILA”
  12. “LAA YATAKALLAAMUUNA ILLA MAN ADZINA LAHU RRAHMAANU WAQAALA SHAWAABAN”
  13. “MIN AYYI SYAI IN KHALAQAHUU MIN NUTHFATIN KHALAQAHUU FAQADDARAHUU”
  14. “INDA DZIL ARSYIL MAKIINI”
  15. “WALLAAHU MIN WARAA IHIM MUHITHUN BAL HUWA QUR AANUN MAJIDUN FII LAUU HIN MAH FUDHIN”

Dalam beberapa literature mistik ditulis bahwa FADHILAH SERTA TATA CARA PENGAMALAN MASING-MASING AYAT yaitu:

  1. Ali Imran : 1-2 dan 18.

Apabila ayat tsb dibacakan kepada orang yang sakit secara terus menerus maka mempunyai keutamaan bahwa orang yang sakit itu akan mendapat ampunan dosa dari Allah SWT.

  1. Al-An`am : 95

Apabila ayat tsb dibaca terus menerus pada malam hari, maka mempunyai keajaiban, bahwa orang yang mempunyai hajat dan belum berhasil maka Allah akan cepat menghasilkan hajatnya orang yang membacanya.

  1. Ar-Ra`d : 31

Apabila ingin dicintai oleh semua orang baik laki laki maupun perempuan atau lawan berganti menjadi kawan, maka ayat ke 3 mempunyai daya keampuhan yang tinggi untuk itu bila dibaca 7x (tujuh kali) lalu sebutlah nama orang yang dimaksud, insya allah akan berhasil.

  1. Yasin : 82

Apabila ayat tersebut ditulis dikertas kemudian ditulis juga nama orang yang zalim, maka mempunyai keanehan setelah tulisan tersebut ditulis lalu ditindih dengan batu maka orang zalim yang dimaksud akan mengalami sakit. Tapi perlu di ingat bahwa perbuatan yang demikian adalah dosa besar sehingga allah akan melaknat ummatnya yang berbuat aniaya dan menyenangi umatnya yang pemaaf.Tangan mencincang bahu memikul, barang siapa berbuat keburukan akan mendapat buah keburukan. 

  1. Al-Fatihah : 2

Dibaca sebanyak 7x sambil menahan nafas, lalu sampaikan hajatnya

  1. Qaf : 15

Bacalah ayat ke 6 sebanyak 7x pada 7 butir beras atau gandum dalam bejana mangkuk putih porselin yang sudah dituangi air. Lalu airnya minumkan dan beras atau gandumnya dimakan oleh orang yang terkena racun, dengan izin Allah racun akan akan tawar dengan cepat.

  1. Al-Hadid : 4 dan 25

Bacakan pada air kelapa hijau sebanyak 3x lalu diminumkan airnya pada orang yang terkena racun, insya aalh seketika racunnya akan tawar dengan qudrat irodat allah.

  1. At-Taghabun : 13

Dibaca dengan penuh keikhlasan dalam keadaan berwudlu (tidak berhadas) maka akan diampuni oleh allah dosanya. Dan jika dibaca ketika akan tidur maka selama tidur akan dilindungi allah dari segala marabahaya kebakaran, maling, pembunuhan, bencana alam dsb, insya allah.

  1. Ath-Thalaq : 3

Apabila dibaca akan menjadi tangkal yang ampuh dan jika ayatnya ditulis pada kulit kijang atau harimau kemudian dimasukkan dalam potongan bambu atau tabung lalu ditutup dan ditanam pada tengah kampung, desa atau kotamaka seluruh penduduk akan selamat dari penyakit menular. Metode ritual ini mungkin saja jawaban atau dapat juga dijadikan alternatif ditengah hingar bingarnya wabah penyakit menular yang disebabkan virus virus berbahaya yang belum diketahui identitasnya bahkan virus virus berbahaya yang sudah diketahui identitasnya seperti Flu burung,flu babi flu flu lainnya.makanya peninggalan leluhur itu sangat banyak sekali yang harus kita gali dan lestarikan sepanjang sejarah.

  1. Al-Jinn : 28

Bila dibaca ayat ke 10 ini secara kontiniu maka hajat duniawi dan ukhrowi insya allah segera terlaksana.

  1. Al-Muzzammil : 9

Dibaca pada 7 butir padi kemudian dibawa menghadapi orng yang sedang marah atau mengamuk  maka kemarahan dan kebencianya akan reda dengan sendirinya berkat izin Allah SWT.

  1. An-Naba : 38

Siapa yang mengamalkan ayat ini maka segala hajatnya akan cepat ditunaikan oleh Alah SWT, amiin

  1. Abasa : 18-19.

Mencegah perampokan dan pembunuhan. Caranya ambilllah debu baca  sebanyak 7 x ulang lau tebarkan ke sekeliling. Insya allah dengan kekuasaan allah seketika sebuah rumah terbebaskan dari kejahatan.

  1. At-Takwir : 20

Sehari-hari setiap diri pribadi selalu kita temukan arogansi dan kesombongan. Apalagi bila seseorang itu memiliki kekuasaan. Padahal kekuasaan atau jabatan itu tidak langgeng. Untuk mencegah kesombongan dan tindakan sewenang-semang maka Bacalah 7x sambil menahan nafas ketika berhadapan dengan penguasa lalim kemudian hembuskan pada penguasa tersebut sambil mohon dalam hati agar dilindungi allah dari kejahatannya dan dimudahkan segala urusan dengannya.

  1. Al-Buruj : 20-22

Meski tidak diterima nalar namun semua kekuasaan allah nyata di alam ini. Semua yang mustahil dijawab oleh allah denagn adanya ciptaannya di alam ini. sesunguhnya manusia tidak memiliki kekuatan selain kekuatan yang diamanahkan allah pada kita sebagai sifat NYA. jadi, janganlah menyombongkan diri dan menganiaya pada sesama. kemudian taatlah pada hukum allah. ayat yang ke 15 ini sungguh luar biasa dan nyata, barang siapa kehilangan kunci sehingga gemboknya tidak bisa dibuka maka dengan sarana membaca ayat ke 15 sebanyak 21x kemudian hembuskan pada gembok tersebut maka seketika gembok itu akan terbuka dengan izin allah. Dengan cara yang sama dapat juga membuka ikatan tali atau rantai.

Para sedulur yang budiman, Marilah kita jadikan setiap amalan/ilmu itu sebagai bagian dari semangat ghirroh untuk menjadikan Al Quran itu bacaan wajib bagi kita setiap hari.

Sebab kadang tanpa kita sadari, dengan bertambah banyaknya aktifitas keseharian kita, kita sering lupa dengan Al Quran yang kita taruh di atas meja kita, lemari atau munngkin dalam saku kita. Seakan hanya sekedar menjadi hiasan maupun pajangan diantara buku-buku dan majalah lainnya.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya barang siapa yang dalam dirinya tiada bacaan al quran maka ia seperti halnya rumah yang roboh”

Keutamaan Membaca Al Quran:

1. Sebaik-baik manusia yang mempelajari dan mengajarkan alquran
Sabda Nabi Muhammad saw: “Sebaik-baik kalian adalah siapa yang memperlajari al-Qur’an dan mengamalkannya.” (HR. Bukhari)

2. Pahala membaca Al Quran

Sabda Nabi Muhammad saw: “Siapa saja membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.” (HR. At-Tirmidzi).

 3. Keutaman membaca Al Quran, Menghafalnya dan pandai membacanya

Sabda Nabi Muhammad saw: “Perumpamaan orang yang membaca al-Qur’an sedang ia hafal dengannya bersama para malaikat yang suci dan mulia, sedang perumpamaan orang yang membaca al-Qur’an sedang ia senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua pahala.” (Muttafaq ‘alaih).

 4. Pahala bagi orang yang anaknya mempelajari Al Quran

“Siapa saja membaca al-Qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orang tuanya pada hari kiamat mahkota dari cahaya dan sinarnya bagaikan sinar matahari, dan dikenakan pada kedua orang tuanya dua perhiasan yang nilainya tidak tertandingi oleh dunia. Keduanya pun bertanya, ‘bagaimana dipakaikan kepda kami semuanya itu?’ Dijawab, ‘karena anakmu telah membawa al-Qur’an”. (HR. Al-Hakim).

5. Al Quran memberi syafa’at kepada ahlinya di akhirat

Sabda Nabi Muhammad saw: “Bacalah al-Qur’an karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada para ahlinya.” (HR. Muslim) Dan sabda beliau Nabi Muhammad saw: “Puasa dan Al-Qur’an keduanya akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba pada hari kiamat…” (HR. Ahmad dan Al-Hakim).

 6. Pahala bagi orang yang berkumpul untuk membaca dn mengkajinya

Nabi Muhammad saw bersabda: “Tidak berkumpul sauatu kaum di salah satu rumah Allah SWT, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjungi oleh Allah di hadapan para makhluk dan di sisi-Nya.” (HR. Abu Dawud).

7. Dapat menentramkan hati

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS.13:28).

 8. Dapat menyembuhkan penyakit

“Hendaknya kamu menggunakan kedua obat-obat: madu dan Al-Qur’an” (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Mas’ud).

 9. Pembaca Al Quran dikurniakan hatinya dengan cahaya oleh Allah SWT dan dipeliharanya dari kegelapan

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra yang maksudnya: “Bahwa Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang medengar satu ayat daripada Kitab Allah Ta’ala (al-Qur’an) ditulis baginya satu kebaikan yang berlipat ganda. Siapa yang membacanya pula, baginya cahanya di hari kiamat.”

 10. Pembaca Al Quran memperoleh kemulian dan diberi rahmat kepada ibu bapaknya

Nabi Muhammad saw bersabda maksudnya: “Siapa yang membaca Al-Qur’an dan beramal dengan isi kandungannya, dianugerahkan kedua ibu bapaknya mahkota di hari kiamat. Cahayanya (mahkota) lebih baik dari cahaya matahari di rumah-rumah dunia. Kalaulah demikian itu matahari berada di rumahmu (dipenuhi dengan sinarnya), maka apa sangkaan kamu terhadap yang beramal dengan ini (al-Qur’an).” (HR. Abu Daud).

 11. Pembaca Al Quran memperoleh kedudukan yang tinggi dalam syurga

Bersabda Rasulullah saw yang maksudnya: Dikatakan kepada pembaca al-Qur,an: “Bacalah (al-Qur’an), naiklah (pada darjat-darjat syurga) dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dengan tartil didunia. Sesungguhnya kedudukan drajatmu sehingga kadar akhir ayat yang engkau baca.” (HR. Ahmad).

 12. Membaca satu huruf Al Quran akan memperoleh sepuluh kebaikan

Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa yang membaca satu huruf kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi).

13. Orang yang membaca Al Quran secara terang-terangan seperti bersedekah secara terang-terangan

Rasulullah saw bersabda: “Orang yang membaca Al-Qur’an terang-terangan seperti orang yang bersedekah terang-terangan, orang yang membaca Al-Qur’an secara tersembunyi seperti orang yang bersedekah secara sembunyi.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’i, lihat shahihul jaami’:3105).

 14. Al Quran akan menjadi syafaat bagi orang yang membacanya

Rasulullah SAW bersabda dalam salah satu hadistnya “Bacalah Al Quran karena ia akan datang pada hari kiamat untuk memberi syafaat kepada orang yang telah membaca dan mengamalkan isinya”

 15. Al Quran adalah cahaya ditengah kegelapan

Sabda Rasulullah saw,”Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah dan Al Qur’an sesungguhnya ia adalah cahaya kegelapan, petunjuk di siang hari maka bacalah dengan sungguh-sungguh.” (HR. Baihaqi)

16. Ahlul Quran adalah keluarga Allah SWT

Sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia.’ Beliau saw ditanya,’Siapa mereka wahai Rasulullah.’ Beliau saw menjawab,’mereka adalah Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

 17. Yang mahir membaca dia akan bersama malaikat, dan yang terbata-bata mendapat dua pahala

Sabda Rasulullah SAW “Orang yang mahir membaca Al-Qur’an kelak (mendapat tempat disurga) bersama para utusan yang mulia lagi baik. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dan masih terbata-bata, dan merasa berat dan susah, maka dia mendapatkan dua pahala.”

Dua pahala ini, salah satunya merupakan balasan dari membaca Al-Qur’an itu sendiri, sedangkan yang kedua adalah atas kesusahan dan keberatan yang dirasakan oleh pembacanya.

Terima kasih dan salam paseduluran.



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

Mangsa “Saddha” (13 Mei – 22 Juni)

Secara Umum– Mangsa “Saddha” 

Orang yang terlahir pada Mangsa “Saddha” mempunyai watak kembar, pada umumnya orang “Saddha” mempunyai kecerdasan yang luar biasa. Selain kecerdasannya juga mempunyai Feeling yang kuat pula. Sehingga langkahnya lebih berhati-hati. Bergaul dengan orang “Saddha” pada umumnya sangat menyenangkan.

Karena kecerdasan otaknya, maka orang “Saddha” dapat membantu untuk memecahkan berbagai kesulitan sahabat-sahabatnya. Ditambah lagi keistimewan orang “Saddha” yang pandai bergaul dan dapat menempatkan diri dengan tata kesopanan dan penampilan yang berkesan. Sehingga banyak orang senang padanya.

Tetapi sayangnya orang “Saddha” tidak dapat membut suatu keputusan yang tepat. Walaupun dia mempercayai seseorang, tetapi di lubuk hatinya merasa curiga kepada orang kepercayaannya itu. Begitu pula dalam hal pekerjaan yang dilakukan hanya bersiap coba-coba. Akibatnya dia tidak akan mendapatkan suatu keuntungan apa pun dari jerih payahnya itu. Karena sebelum pekerjaan itu tuntas sudah ditinggalkan. Keputusan-keputusannya sering mendua, dalam keraguan-keraguan. Dalam waktu yang relatif singkat keputusannya dapat berubah lagi.

Oleh karenanya sering membuat orang kebingungan atas keputusannya. Karenanya orang “Saddha” dapat tergolong sering ingkar janji. Sering terseret dalam kesulitan yang bersumber dari ulahnya sendiri, yang semula bertujuan untuk menolong orang lain. Tetapi sangat berlebihan, sehingga dia tidak dapat menyelesaikannya.

Maka dia yang harus menanggung segala akibatnya. Dalam penampilan orang “Saddha” tampak selalu rapi, dengan rambut yang tersisir rapi. Kerapian menjadi kunci kemantapan langkah orang “Saddha” dalam pergaulan. Sehingga mendudukan dia dalam tempat yang terhormat, ditambah dengan tutur kata dan sopan santun yang baik.

Maka orang sering mengagumi dan sekaligus memanfaatkan segala kekurangan yang pernah diperbuat orang “Saddha” sebelumnya. Kerapkali mengalami kesulitan keuangan dan selalu saja mendapat bantuan dri orang-orang yang berada disekitarnya. Sebaliknya kalau orang “Saddha” mendapat rejeki lebih, dibaginya rejeki itu kepada orang lain. Hatinya selalu tersentuh dan sedih, kalau menyaksikan orang sedang dirundung kesusahan.

Dalam hal pendidikan, orang “Saddha” sangat mudah menerima pelajaran, bahkan dapat mempelajari hal-hal yang tidak mungkin dipelajari oleh orang lain. Baik itu tentang Sains maupun Spiritual.

A. Keadaan Fisik .

Orang kelahiran mangsa “Saddha” bentuk tubuhnya tinggi besar, baik Pria maupun Wanitanya. Wajahnya bulat telur dan licin dengan mata bulat tajam. Bibrinya tipis dan alisnya tebal. Walaupun bentuk tubuhnya tinggi besar tetapi tidak berotot. Kalau berjalan seperti tidak menginjak tanah. Langkahnya lebar tetapi tidak tergesa-gesa, keapala menunduk seolah menghitung langkahnya yang kalem.

B. Keadaan Masa Kanak-kanak .

Anak-anak kelahiran Mangsa “Saddha” pada usia balita bentuk tubuhya kurus. Sering rewel dan malas makan. Bahkan sering pula menderita sakit panas.

Ketika sudah mulai berkembang dan menginjak usia sekolah, maka sering mengjukan banyak pertanyaan yang sulit kepada orang tuanya. Karena sifat anak “Saddha” serba ingin tahu.
Sejak masih kanak-kanak sudah tidak mau dikalahkan, apalagi diperintah. Dia menghendaki kebebasan, tidak diperintah, tidak didikte oleh siapapun.

Sering pula berbantah, biasanya anak “Saddha” selalu menang. Bahkan dengan orang tua sendiri sering berdebat, tetapi karena biasanya anak “Saddha” kata-katanya besar, maka orang tua pun tidak dapat berkata apa-apa selain mengelus dada.
Dalam olah pikir, anak “Saddha” telah mulai mengembangkan pikirannya dari buku bacaan maupun menanggapi dari kata-kata orang dewasa disekelilingnya. Senang merenung dan mempergunakan khayalan pikirannya. Sehingga dengan demikian dia sering terserang penyakit batuk dan paru-paru.

Rasa kasih sayangnya sangat tinggi, khususnya terhadap sesama kanak-kanak dan juga tidak terusik bila sedang bermain.
Pada umumnya pertumbuhan tubuh anak “Saddha” sangat cepat besar. Lebih banyak mempergunakan emosinya dari pada mempergunakan logika. Sehingga sering merasa kurang puas terhadap keadaan lingkungannya.

C. Keadaan Masa Remaja .

Keadaan masa kanak-kanak adalah masa Remaja. Maka apa yang dialami remaja “Saddha” selanjutnya adalah pembawaan dari masa kanak-kanaknya dulu. Senang bertanya, banyak mempergunakan perasaan daripada fikiran, selalu merasa kurang puas, menginginkan ketenangan. Merasa dirinya selalu diperlakukan kurang adil oleh lingkungannya. Akhirnya sering merenung, Mengolah pikiran dan ketegangan syaraf.

Dalam dunia pendidikan remaja “Saddha” umumnya berhasil. Karena dia gemar belajar dan membaca buku-buku ilmu pengetahuan. Bahkan senang pula membaca buku-buku Biografi Tokoh Dunia Ilmu Pengetahuan maupun Politik, dan orang-orang yang kurang berhasil didunia. Dari buku-buku itulah dia akan berkhayal dengan judul “Kalau Aku..”.

Khayalan itu akan berkembang menjadi suatu cita-cita.
Tetapi karena sifatnya yang selalu mendua, maka keputusannya sering berubah-ubah. Walaupun begitu, untuk membuktikan cita-cita-nya itu, orang “Saddha” berusaha juga. Setelah dia menyadari bahwa dirinya tiada ketentuan yang logis, maka berusaha menekan diri. Mempergunakan waktunya se-efisien mungkin. Barulah dia dapat membuktikan kebenaran janjinya, tetapi hal itu jarang sekali terjadi bagi orang “Saddha”.

Dalam dunia bisnis tidak akan berhasil, karena tidak punya ketetapan hati. Lagi pula banyak mempergunakan perasaan daripada pikiran. Pedagang harus mempergunakan pikiran untuk menggapai keunutungan. Kalau mempergunakan perasaan, akhirya akan lemah dan menyerah.
Hubungannya dengan masyarakat lingkungannya cukup baik. Karena itikadnya yang baik dapat diterima oleh masyarakat, maka dia mau berkorban apa saja untuk kepentingan masyarakat. Bahkan jiwa berkorbannya itu sangat kuat dan merepotkan dia sendiri.

Tetapi kalau masyarakat sekelilingnya mengacuhkan padanya, dia pun akan berbuat serupa. Yang sebenarnya terjadi, Karena masyarakat tidak tahu kemauan orang “Saddha” itu.
Yang paling bermanfaat adalah kalau orang “Saddha” itu menjadi Tokoh Masyarakat, Pemimpin Partai Politik, Asosiasi, Pimpinan Organisasi atau kelompok kegiatan apa saja. Karena dengan demikian dia akan mendapat kesempatan menyampaikan gagasan-gagasan yang umumnya cemerlang dan memajukan Organisasi yang di Pimpinnya itu.

D. Ciri Khas Yang Mencolok .

Tanda khas yang dimiliki orang kelahiran mangsa “Saddha” terutama pada Postur tubuh yang Jangkung dan Tidak Berotot.

Penampilannya malu-malu kucing, dengan dandanan rapi, rambut tersisir rapi. Tingkah lakunya lembut dan sopan.
Menilik kebiasaan sehari-hari, orang “Saddha” mempunyai kebiasaan tidak mau diam. Selalu ada-ada saja yang dikerjakan. Mengerjakan apa saja, walaupun pekerjaan itu tidak berguna.

Dalam pergaulan, kalau kita menemui seseorang yang tidak mau dikalahkan bicarannya dan selalu menonjolkan “Aku”nya, itulah salah satu watak orang “Saddha”.

Begitu pula kalau ada seseorang yang memberikan bantuan kepada sahabatnya hingga berlebih-lebihan hingga dia sendiri mendapat kesulitan, itupun termasuk perilaku orang “Saddha” Kalau pria banyak dikerumuni cewek-cewek atau biasa disebut “PlayBoy”.

E. Ikatan Persahabatan .

Dalam tata kehidupan ini ada berpasang-pasang, siang dan malam, pria dan wanita, baik dan buruk, susah dan gembira dan begitu pula dalam pergaulan.
Sahabat adalah orang yang termasuk dekat dengan kita, sahabat lebih dari kawan lebih pula dari saudara.

Karena sahabat tempat kita mencurahkan perasaan dan mempercayakan rahasia pribadi.
Maka untuk mendapatkan sahabat itu juga tidaklah gampang. Tidak segampang mencari kenalan atau kawan. Adalah hubungannya dengan jiwa, perasaan yang paling dalam.

Tentu saja kecocokan diantara dua hati.
Bagi orang “Saddha” sahabta yang paling cocok adalah orang “Kapat” dan selain itu cocok pula dengan orang kelahiran mangsa “Kawolu”.

Persahabatan “Saddha” dengan “Kapat” ini ibarat tempat nasi mendapat tutup, biasa saling mengisi dalam hal berkarya. Si “Saddha” pencetus ide-ide dan si “Kapat” yang mempertimbangkan, sehingga terwujud cita-cita orang “Saddha” itu. Tidak hanya bergantung diatas bintang. Begitu pula dengan orang “Kawolu”, bagaikan Gayung bersambut

F. Keadaan Kesehatan .

Orang kelahiran “Saddha” pada umumnya tingkat kesehatannya kurang baik. Sejak masih kanak-kanak sering kena penyakit, Sakit Kepala, Batuk dan Radang Paru-paru.
Penyakit itu akan terbawa ketika mencapai usia Remaja dan menjadi Orang Tua. Maka lebih baik memelihara kesehatan dari pada mengobati setelah tertimpa penyakit.

Kelemahan dirinya telah diketahui, yaitu bagian Paru-paru, khususnya bagi mereka yang terlahir pada hari Minggu Pon.
Menjaga kesehatannya dengan bersenam kebugaran setiap pagi. Berolah raga yang ringan-ringan saja, seperti lari pagi atau bulu tangkis. Jangan terlalu memaksakan diri. Minum air jernih setiap pagi sebanyak Satu Liter.

Bagi mereka yang terlahir pada hari Selasa Kliwon jangan terlalu banyak berangan-angan dan berkhayal, karena dapat terganggu kestabilan Jiwa dan dapat terkena gangguan Syaraf. Karena kelemahannya terletak di Otaknya dan juga di Jantung. Dianjurkan Senam dan Ber-Olah Raga teratur.

G. Pekerjaan Yang Cocok/Karier .

Bagi orang “Saddha” bidang pekerjaan yang cocok khususnya yang ada kaitannya dengan dunia Seni. Walau begitu para Pakar Astrolog Jawa telah mengelompokan orang kelahiran Mangsa “Saddha” dalam Tiga Kelompok, masing-masing kelompok ditinjau dari Hari Kelahirannya sebagai berikut :

“EKA” – Kelompok I : Mereka yang telahir pada Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka yang terlahir dalam kelompok ini, pekerjaan yang cocok untuk ditekuni adalah Seni :

Pengarang
Wartawan
Penulis Skenario Film
Sinetron dan Teater.
Selain itu berbakat pula sebgai penggerak Massa

“DWI” – Kelompok II : Mereka yang terlahir pada Hari Senin. Mereka yang termasuk dalam kelompok ini mempunyai lapangan kerja yang cocok adalah sebagai :

Pengacara
Notaris
Sekretaris
Guru
Tetapi paling cocok sebenarnya sebagai Pelukis.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Mereka yang terlahir pada kelompok ini, mempunyai kesempatan kerja pada bidang

Per-Surat Kabaran dibagian Percetakan dan Layout.
Kedokteran
Sebagai Pemandu Wisata
Atau Sebagai Pegawai Negeri
Dapat pula bekeja pada sebuah Perusahaan Swasta, sebagai apapun.
Tetapi yang paling cocok dan bebas dari campur tangan orang lain adalah sebagai Penerbit.

H. Gambaran tentang Rejeki .

Pada umumnya orang kelahiran mangsa “Saddha” penghidupannya kurang baik. Semua itu dapat terjadi karena orang “Saddha” selalu Bimbang dan men-Dua Hati, maka banyak kesempatan emas yang terlepas. Begitu pula dalam mengerjakan segala sesuatu sering terburu-buru, yang akibatnya sering berbuat kesalahan. Sehingga pekerjaannya itu sia-sia dan menanggung rugi. Dengan demikian selalu kekurangan uang dan selalu dirundung hutang. Walau begitu, Pakar Astrolog Jawa telah mengelompokan orang kelahiran mangsa “Saddha” itu menjadi 3 (Tiga) kelompok, sebagai berikut :

“EKA” – Kelompok I : Mereka ini adalah kelahiran Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka yang terlahir dalam kelompok ini, rejeki dan penghidupannya agak kurang baik, dia harus berjuang gigih untuk memperjuangkan kehidupannya.
Tetapi setelah usia 30 tahun bagi mereka yang terlahir pada Minggu Wage, Rabu Wage, Minggu Pon, Rabu Legi, Jumat Kliwon, Minggu Paing, Rabu Pon, Rabu Kliwon, Jumat Paing, sedangkan selain Weton-weton tersebut, maka harus banyak berjuang dan jangan berputus asa.

“DWI” – Kelompok II : Mereka adalah yang dilahirkan pada Hari Senin. Mereka yang terlahir pada kelompok ini mempunyai nasib yang lebih baik dari yang pertama. Tetapi sering pula mengalami kesulitan karena sikapnya yang mendua, pembimbang dan kurang tegas mengambil sikap. Tetapi setelah usia 30 tahun bagi yang lahir Senin Legi, Senin Pon, Senin Kliwon, dan bagi mereka yang tidak masuk dalam catatan ini jangan berkecil hati, karena akan baik juga pada usia mencapai 35 tahun. Pada hari Tua akan mencapai keberhasilan setelah dapat mengetahui Jati Dirinya, akan lebih berhti-hati dalam langkahnya.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Mereka yang termasuk dalam kelompok ini keadaan penghidupannya baik sekali. Semua itu dapat terjadi karena orang yang terlahir dalam kelompok ini agak Realistis. Mau menyesuaikan rasio. Walaupun sifat Bimbang dan Keraguan itu ada, tetapi dapat terkendalikan dengan pikiran yang sehat dan Realistis. Dalam usia 24 tahun sudah mulai baik ekonominya, mereka itu adalah kelahiran di hari Kamis Legi, Satu Legi, Sabtu Kliwon, dan yang terlahir pada weton lainnya, maka mulai berhasil pada usia 29 tahun.
Teapi pada umumnya kelahiran kelompok ketiga ini akan mengalami kehidupan yang baik di hari tua, kaya raya dan bahagia, Amin.

I. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu .

Orang kelahiran mangsa “Saddha” akan menemukan suatu ketika yang baik dan sangat terkesan. Waktu itu adalah saat sinar terang terpancar dari kedudukan mangsa “Saddha” pada tanggal 18 Pebruari.

Lebih-lebih kalau tanggal tersebut jatuh pada hari Rabu atau Sabtu.

Karena pada hari-hari tersebut dapat dipergunakan untuk segala keperluan yang penting. Akan berhasil dengan baik sampai dikemudian hari membawa keberuntungan.

J. Hobi .

Orang kelahiran mangsa “Saddha” mempunyai berabagai hobi, antara lain :

Melukis termasuk Koleksi Lukisan
Seni Tari dan Seni Pentas
Mendaki Gunung dan Alam terbuka
Membaca, Buku-buku Fiksi dan Non-Fiksi
Belajar Autodidak
Mendengarkan Musik, Pop, Bebas dan Irama Tenang.
Mempelajari Ilmu Spiritual, Parapsikologi
Pesta dan makan Enak
Koleksi Barang Kuno, termasuk Pusaka Keris.

Demikian Beberapa Hobi yang dinikmati oleh kelahiran mangsa “Saddha” sebagai suatu perwujudan gejolak jiwa.

K. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat ).

Dalam hal perjodohan bagi orang “Saddha” tidaklah terlalu sulit, karena didalam pergaulan sehari-hari cukup menarik dan dapat pengagumnya, baik itu “Saddha” pria maupun wanita.

Tetapi pacar yang bakal jadi pasangan hidupnya telah ditentukan kecocokannya, keharmonisannya dan benar-benar langgeng abadi.

Bagi orang “Saddha” yang paling cocok adalah dengan orang kelahiran pada mangsa “Kapat”, tetapi juga dapat cocok dan serasi dengan kelahiran mangsa “Kawolu” dan cocok pula dengan sesama kelahiran mangsa “Saddha”.

Garis-garis perjodohan itu merupak suatu kesimpulan para Astrolog Jawa. Tetapi tidak menutup suatu kemungkinan untuk menikah dengan kelahiran pada mangsa yang lainnya. Namun ada kendala yang berakibat rumah tangga itu akan retak dan tidak harmonis, bahkan bisa terjadi peristiwa ‘Pisah Ranjang’ walaupun tampak dari pandangan umum rukun dan satu rumah.

L. Batu Permata .

Orang yang terlahir pada mangsa “Saddha” dapat mempergunakan beberapa batu permata yang sesuai dan mendatangkan rasa percaya diri.

Beberapa jenis Batu Permata itu adalah sebagai berikut :

Aquamarin (Batu sinar laut hijau)
Batu permata ini warnanya hijau, ada pula yang biru laut. Bagus sekali untuk Aksesories, baik sebagai Batu Cincin maupun Liontin dan Bros. Khasiatnya dapat mencegah sakit lever, sakit pencernaan dan lemah badan.

Emerald (Jamrud Hijau)
Jamrud hijau merupakan batu permata yang cocok bagi orang kelahiran mangsa “Saddha” selain keindahannya sebagai Aksesories, berkhasiat pula untuk melindungi dari Sakit Kepala.

Agaat (Akik-Berbagai warna)
Batu permata ini umumnya untuk batu cincin. Khasiatnya dapat untuk mencegah skit panas demam, sakit perut dan batuk-batuk.

M. Warna Yang Serasi .

Ada beberapa jenis warna yang cocok dan ideal bagi orang kelahiran mangsa “Saddha” yaitu warna-warna yang paling apik untuk busana, interior, maupun karpet lantai dan mebel. Warna itu adalah sebagai berikut :

Putih
Kuning
Biru Muda

Dengan warna tersebut orang kelahiran mangsa “Saddha” akan merasa cocok dan apik. Sehingga dalam penampilannya dapat bersikap optimis pula.

N. Bunga .

Pemilih bungapun, tidaklah sembarang pilih asal bunga. Karena salah pilih bisa runyam jadinya. Bagi orang mangsa “Saddha”, ada beberapa jenis bunga yang cocok dan seperti warnapun, bunga bisa mendatangkan inspirasi dan asumsi bagi seseorang.

Bunga-bunga yang cocok bagi orang “Saddha” sebagai berikut :

Bunga Melati
Bunga Gadena atau Ceplok Piring
Bunga Lely Putih
Bunga Anyelir
Bunga Gradiol Biru
Bunga Anggrek Bulan

Itulah beberapa jenis bunga yang apik dan mendatangkan pengaruh kepada orang kelahiran mangsa“Saddha”, baik untuk dipasang diruang tamu, dikamar tidur dan dikantor.

Demikianlah data-data yang berhasil di himpun dari kelahiran seseorang pada mangsa “Saddha”, yang lamanya orbit selama 41 hari. Masuk dalam mangsa “Saddha” Wuku Sint (1), Rasi Gemini, Wuku Maktal (21) dan Wuku Galungan (11).
Perjalanan mangsa memasuki kedudukan Wuku di langit sebelah Timur Laut. Dengan ditandai oleh Musim Kemarau dan Candranya “Air Lenyap dari Tempatnya”



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC