ILMU HAQ PEMBANGKITAN UNTUK KEKUATAN KESEHATAN KEBUGARAN BADAN

Hidup adalah sebuah sketsa fenomena yang dimiliki tiap manusia yang dilahirkan dengan titian fitrah dari Yang Maha Pencipta dalam keadaan suka dan duka. Yang di hatinya tertoreh rasa bahagia ataupun ujian di tiap langkahnya meniti jalan lurus menuju Cinta Illahi suatu hal yang akan dialaminya.

Manusia dengan segala ambisi, idealisme dan cita-cita untuk menaklukkan dunia atau sekedar mencari materi, kadang terlalu sombong dan angkuh untuk menyadari bahwa sepenggal episode perjalanan hidupnya didunia adalah serangkaian takdirNya. Mencari hakekat diri, mengais-ngais kelemahan diri dan tiada henti memohon ampunan atas noda-noda kalbunya yang kerap hentikan langkah perjuangan, hingga di akhir hayatnya.

Kini.. tiada lagi jiwa yang gundah, karena tiap tanya telah terjawab dalam petunjukNya. Walau ujian dan cobaan awalnya, namun semua adalah tanda terbitnya sebuah HARAPAN. Karena harapan adalah masa depan, ia sumber kekuatan. Terutama karena harapan adalah nikmat terindah dan anugerah paling indah yang tidak diberikan Allah pada musuh-musuh Nya.

berikut sebuah ilmu untuk mendapatkan kesehatan, kebugaran, kekuatan:

BISMILAHIROHMANIROHIM. SAMAITA SAMAITU BATU LEMBU TULANGKU SEPERTI BATU. LA HAWLA WALA QUWWATA ILA BILLAH.

Dibaca tahan napas sebelum tidur dan saat bangun tidur 1 x rutin. Bayangkan cahaya putih merambat dari telapak kaki sampai ubun-ubun.

INsya Allah kita mendapatkan kekuatan dan kebugaran, tidak mudah capek lelah dan senantiasa sehat.



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

MENGUPAS PERMAINAN BAMBU GILA

 

permainan-bambu-gila-1

Cari bambu 7 ruas dipegangi 7 orang.

Salah seorang jadi pawang.

Bakar menyan dan baca mantra:

AU UPU MATEANE AU UPU TUHINANE, IMOI LOU IMOI LAHA, IMI JIN JIN 150 MALAIKAT, ALE IMI BANTU YOU, BERKAT LA ILA HAILALLAH BERKAT MUHAMMAD RAZUL ALLAH, BERKAT UPU ACAN BISA MUSTAJAB.

Selanjutnya pawang kunyah jahe dan semburkan di tiap ruas bambu (7 ruas).

Nah agar pemain bisa jadi gila2an maka baca mantra:

UTE MAMANU IMI MAMANU 3 X

Dengan mantra tsb pemain yg pegang bambu langsung kesurupan. Kalo sudah capek. Pawang baca mantra: jin jin 150 malaikat ale imi bantu you pulanglah 3 x.

Baca Surat An Nas dan Al Falaq.

Sadar kembali itu pemain2 tersebut.

Salam paseduluran.



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

ILMU HIKMAH ITU ILMUNYA ULUL ALBAB

“ILMU HIKMAH” ITU TIDAK SAMA DENGAN ILMU KANURAGAN, TIDAK SAMA DENGAN ILMU KESAKTIAN, TIDAK SAMA DENGAN HIZIB DAN WIFIQ MESKIPUN MEREKA BISA JADI BAGIAN DARI ILMU HIKMAH. ILMU HIKMAH ADALAH ILMU YANG MAMPU MENGANTARKAN PEMILIKNYA UNTUK MA’RIFAT. AHLI SHOLAT DAN SENANTIASA BERDZIKIR KEPADA ALAH SWT. KARENA DENGAN ILMU HIKMAH ITU SEORANG HAMBA MAMPU MEMBACA RAHASIA DI BALIK SEMUA YANG ADA ATAS IJIN ALLAH SWT.

Dasar dari Ilmu Hikmah adalah Kitabullah Al Qur’an: “Allah memberikan hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barang siapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebajikan yang banyak. Dan tak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali ulul-albab.” (QS. 2:269)

Maka yang bisa memahami ilmu hikmah adalah kaum Ulul-albab. Siapa kaum Ulul-albab?.  Ulul-albab disebut belasan kali dalam Al-Quran. Menurut Al-Quran, ulul-albab adalah kelompok manusia yang diberi keistimewaan oleh Allah swt. Diantara keistimewaannya ialah mereka diberi hikmah, kebijaksanaan, dan pengetahuan dalam arti luas—tidak hanya pengetahuan yang diperoleh dari empiris dan rasio — namun juga pengetahuan yang tercerahkan oleh Nur Ilahiah.

Disebutkan pula dalam Al-Quran bahwa: “Mereka adalah orang yang bisa mengambil pelajaran dari sejarah umat manusia.” (QS. 12:111). Dipelajarinya sejarah berbagai bangsa, kemudian disimpulkannya satu pelajaran yang bermanfaat, yang dapat dijadikan petunjuk dalam mengambil keputusan di dalam kehidupan ini. “Mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk dari Allah, dan mereka itulah ulul-albab.” (QS. 3:7)

Ulul-albab lebih luas dari sekedar seorang sarjana S1, S2, S3 maupun kaum cerdik cendekia, ilmuwan dan intelektual bentukan institusi pendidikan. Namun bisa jadi sarjana ilmuwan, intelektual itu adalah ulul albab.  Mereka adalah kelompok orang yang merasa terpanggil untuk memperbaiki masyarakatnya, menangkap aspirasi mereka, merumuskannya dalam bahasa yang dapat dipahami, menawarkan strategi dan alternatif pemecahan masalah yang ada di masyarakat.

Apa tanda-tanda ulul-albab?  Tanda pertama: Bersungguh-sungguh mencari ilmu, seperti disebutkan dalam Al-Quran: “Dan orang yang bersungguh-sungguh dalam ilmu pengetahuan mengembangkannya dengan seluruh tenganya, sambil berkata: ‘Kami percaya, ini semuanya berasal dari hadirat Tuhan kami,’ dan tidak mendapat peringatan seperti itu kecuali ulul-albab.” (QS.3:7)

Termasuk dalam bersungguh-sungguh mencari ilmu ialah kesenangannya menafakuri ciptaan Allah di langit dan di bumi. Allah menyebutkan tanda ulul-albab ini sebagai berikut: “Sesungguhnya dalam proses penciptaan langit dan bumi, dalam pergiliran siang dan malam, adalah tanda-tanda bagi ulul-albab.” (QS.3:190).

Abdus Salam, seorang Muslim pemenang hadiah Nobel, berkat teori unifikasi gaya yang disusunnya, berkata, “Al-Quran mengajarkan kepada kita dua hal: tafakur dan tasyakur. Tafakur adalah merenungkan ciptaan Allah di langit dan di bumi, kemudian menangkap hukum-hukum yang terdapat di alam semesta. Tafakur inilah yang sekarang disebut sebagai science. Tasyakur ialah memanfaatkan nikmat dan karunia Allah dengan menggunakan akal pikiran, sehingga kenikmatan itu makin bertambah. Ulul-albab merenungkan ciptaan Allah di langit dan bumi, dan berusaha mengembangkan ilmunya sedemikian  rupa, sehingga karunia Allah ini dilipatgandakan nikmatnya.”

Tanda kedua: Mampu memisahkan yang jelek dari yang baik, kemudian ia pilih yang baik, walaupun ia harus sendirian mempertahankan kebaikan itu dan walaupun kejelekan itu dipertahankan oleh sekian banyak orang. Allah berfirman: “Katakanlah, tidak sama kejelekan dan kebaikan, walaupun banyaknya kejelekan itu mencengangkan engkau. Maka takutlah kepada Allah, hai ulul-albab.” (QS.5:100)

Tanda ketiga: Kritis dalam mendengarkan pembicaraan, pandai menimbang-nimbang ucapan, teori, proposisi atau dalil yang dikemukakan oleh orang lain: “Yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk dan mereka itulah ulul-albab.” (QS.39:18)

Tanda keempat: Bersedia menyampaikan ilmunya kepada orang lain untuk memperbaiki masyarakatnya; diperingatkannya mereka kalau terjadi ketimpangan, dan diprotesnya kalau terdapat ketidakadilan. Dia tidak duduk berpangku tangan di labolatorium; dia tidak senang hanya terbenam dalam buku-buku di perpustakaan; dia tampil di hadapan masyarakat, terpanggil hatinya untuk memperbaiki ketidakberesan di tengah-tengah masyarakat…: “(Al-Quran) ini adalah penjelasan yang cukup bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengan dia, dan supaya mereka mengetahui bahwasannya Dia adalah Tuhan Yang Maha esa dan agar ulul-albab mengambil pelajaran.” (QS.14:52)

“Hanyalah ulul-albab yang dapat mengambil pelajaran, (yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian, dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan Supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk. Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan salat dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik).” (QS. 13:19-22)

Tanda kelima: Tidak takut kepada siapa pun kecuali kepada Allah. Berkali-kali Al-Quran menyebutkan bahwa ulul-albab hanya takut kepada Allah: “Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baiknya bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai ulul-albab.” (QS 2:197)

“Maka bertakwalah kepada  Allah hai ulul-albab, agar kamu mendapat keberuntungan.” (QS 5:179) “Allah menyediakan bagi mereka azab yang keras, maka bertakwalah kepada Allah hai ulul-albab.” (QS. 65:10)

Seorang ulul-albab bersungguh-sungguh mempelajari ilmu, mau mempertahankan keyakinannya, dan merasa terpanggil untuk memperbaiki masyarakatnya. Dalam ayat lain, Allah swt dengan jelas membedakan seorang ulul-albab dengan kaum intelektual: “Apakah orang yang bangun di tengah malam, lalu bersujud dan berdiri karena takut menghadapi hari akhirat, dan mengharapkan rahmat Tuhannya: samakah orang yang berilmu seperti itu dengan orang-orang yang tidak berilmu dan tidak memperoleh perinagtan seperti itu kecuali ulul-albab.” (QS. 39:9)

Dengan merujuk kepada firman Allah di atas, inilah “tanda khas” yang membedakan ulul-albab dengan ilmuwan atau intelektual lainnya. Ulul-albab rajin bangun tengah malam untuk bersujud dan rukuk di hadapan Allah. Dia merintih pada waktu dini hari, mengajukan segala derita dan segala permohonan ampunan kepada Allah Swt, semata-mata hanya mengharapkan rahmat-Nya.

Tanda khas yang lain disebutkan dalam Al-Quran: “Dia zikir kepada Allah dalam keadaan berdiri, dalam keadaan duduk, dan keadaan berbaring.” (QS 3:191)

Maka dapat disimpulkan dalam diri ulul-albab berpadu sifat-sifat ingin tahu dan dengan demikian dia gemar belajar dan meneliti untuk melahirkan solusi agar kehidupan masyarakat dan kebudayaan manusia menjadi semakin Islami dalam pandangan Allah SWT.



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

EMPAT ILMU WARISAN LELUHUR BORNEO

Warisan leluhur nusantara alias nenek moyang kita sungguh sangat banyak. Baik berupa warisan pikiran, keyakinan maupun benda-benda. Berikut ini salah satu warisan nenek moyang dari bumi Borneo/Kalimantan.

Tepatnya di Kecamatan Embau Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Kecamatan ini dihuni oleh Suku Embau yaitu suatu kelompok masyarakat yang masih keturunan suku Dayak Embaloh, yang saat ini lebih menyatakan diri mereka sebagai Melayu. Suku Embau ini bermukim di sepanjang sungai Embau kabupaten Kapuas Hulu provinsi Kalimantan Barat.

Suku Embau, adalah keturunan dari suku Dayak Embaloh. Walaupun mereka masih berdarah dayak, tetapi mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai orang Embau, atau Melayu Embau.

Bahasa Embau yang asli diperkirakan telah punah dari peradaban sejak akhir abad ke-19. Bahasa Embau telah punah karena tidak ada lagi penutur bahasa ini. Masyarakat Embau, pada awalnya berbicara sehari-hari mengggunakan bahasa Embau —mirip dengan bahasa Dayak Embaloh. Tetapi karena dominasi bahasa Melayu di daerah ini secara perlahan-lahan bahasa Embau tergeser oleh bahasa Melayu. Pada saat ini suku Embau menggunakan bahasa Melayu, walaupun beberapa kata dalam bahasa Melayu yang mereka gunakan masih terdapat beberapa kata dalam bahasa Embau. Oleh karena itu bahasa yang mereka pakai sekarang disebut sebagai bahasa Melayu Embau.

Punahnya bahasa Embau, maka punah juga budaya asli suku Embau, karena saat ini berbagai acara adat mengikuti segala bentuk budaya Melayu. Bahkan perilaku dan cara berpakaian pun telah mengikuti cara-cara melayu. Termasuk kawin-campur antara orang Embau asli dengan orang-orang Melayu sehingga budaya dan agama Melayu ini pun terserap ke dalam masyarakat Embau. Dan saat ini suku Embau secara mayoritas telah memeluk agama Islam.

Sebagaimana suku-suku di Indonesia, masyarakat Embau juga memiliki Ilmu-ilmu goib yang dipercaya memberikan banyak manfaat untuk hidup sehari-hari. Di antaranya akan kita paparkan di bawah ini:

ILMU SELAMAT

Ilmu ini adalah ilmu warisan leluhur suku Embau, dan bisa jadi dengan ini pula suku Embau diselamatkan Tuhan sehingga selamat dan lolos dalam tragedi “Mandor” yang berdarah pada tahun 1943, di mana tentara Jepang melakukan penangkapan dan pembantaian massal kepada masyarakat suku Embau.

Caranya:
Setiap pagi, genggamlah kedua tangan dan putarlah dengan arah dari bawah ke atas sambil membaca doa mantra. Lakukan sesering mungkin selama beberapa hari. Ketika hendak digunakan maka lakukanlah seperti biasa, sebaiknya lakukan sebelum bepergian.

Insya allah kita akan selamat dari senjata apapun, dari musibah bala bencana atas ijin Allah SWT. Inilah mantranya:

TIK KUNANG URAT JENALLAH
TUNGKAT DAN SYAHADAT
CAHAYA MANIKAM
NURMANI LAHUL ALLAH
AYATULLAH HAS SIFATULLAH.

—–&&&—-

ILMU MALAIKAT EMPAT

Pada masa muda seseorang perlu melengkapi diri dengan belajar ilmu silat dan apabila sudah memiliki ilmu silat maka seseorang perlu juga memiliki ilmu batin silat/ ilmu goib silat. Ilmu ini adalah tambahan agar orang yang belajar silat agar memiliki daya kekuatan supranatural.

Inilah mantra doa ILMU MALAIKAT EMPAT PAKAI BELAJAR SILAT yang dibaca sebelum kita menggerakkan jurus-jurus apa saja:

JIBRIL DI MUKAKU
MIKAIL DI KANANKU
ISRAFIL DI KIRIKU
IZRAIL DI BELAKANGKU
MUNKAR DI ATASKU
NAKIR DI BAWAHKU
ROKIB DI KANANKU
ATID DI KIRIKU
RIDWAN DI MUKAKU
MALIK DI BELAKANGKU
MUKORROBIN DI MUKAKU
BERKAT DOA LA ILAHA ILALLAH
BERKAT MUHAMMADARRASULULLAH

—-&&&—–

ILMU KOBAL— ILMU KEBAL SENJATA

Caranya cukup mudah yaitu selesai sholat lima waktu baca sekali dan tiupkan ke telapak tangan lalu usapkan ke seluruh tubuh. Insya allah tidak lama kemudian anda akan kebal atas ijin Allah SWT. Bila akan digunakan untuk menghadapi musuh cukup baca sekali dan tiup ke tangan lalu usapkan ke tubuh.
Baca dan hapalkan doa ILMU KEBAL ini…

AH BANGUN
JAGAT PUN BANGUN
BANGUN CULA
SALAMULLAH HU BANGUN
BESI KURSANI
URAT SEPERTI KAWAT
TULANG SEPERTI BESI
DARAH SEPERTI TIMAH
KULIT SEPERTI BELULANG
BERKAT DOA LA ILAHA ILALLAH
BERKAT MUHAMMADARRASULULLAH

—–&&&—–

ILMU ANTI KEBAL
Sebelumnya, Mari kita belajar sedikit tentang tubuh kita sendiri yang kita kenal dengan tulang sulbi atau bahasa Inggrisnya Coccyx. Tulang sulbi terletak pada bagian terbawah dari tulang belakang. Oleh sebab itu ia juga dikenali sebagai tulang ekor.Tulang sulbi adalah tulang yang pertama yang diciptakan oleh Allah ketika proses penciptaan Nabi Adam AS.

Pada hari kiamat kelak, semua makhluk akan dimatikan termasuklah malaikat dan ketika itu hanya Allah saja yang Maha Hidup. Sewaktu hari kebangkitan nanti, Allah SWT akan membangunkan semua manusia lagi, mulai dari nabi Adam sampai manusia terakhir yang lahir sebelum kiamat. Hebatnya tulang sulbi ini tak akan hancur di dalam tanah dan termasuk dalam salah satu benda paling keramat yang tidak akan musnah dengan izin Allah.

Tulang sulbi banyak disebutkan dalam hadis. Antaranya, Dari Abu Hurairah Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya semua bagian tubuh manusia akan rusak, kecuali tulang sulbi, dari tulang ini pertama kali manusia diciptakan, dan dari tulang ini manusia dibangunkan dari kematian di hari akhir” (HR. Bukhari, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah)

Membahas Tulang sulbi ini juga menarik. Ada ilmu-ilmu, misalnya inti besi kursani atau ilmu anti kebal menggunakan media tulang sulbi. Berikut ini akan kita paparkan tentang ILMU ANTI KEBAL.

Caranya:
Letakkan jari telunjuk ke ujung tulang ekor /tulang sulbi. Selanjutnya baca: BABUL JANAB 3 x dan angkat jari telunjuk dan oleskan ujung jari telunjuk ke ujung pedang atau ujung peluru, atau ujug tombak. Senjata siap digunakan untuk melumpuhkan pemilik ilmu kebal.

Mudah bukan?

Keempat ilmu diatas silahkan diamalkan bagi yang berminat. Bila tidak berminat silahkan dijadikan tambahan pengetahuan saja. Terima kasih. SALAM BHINNEKA TUNGGAL IKA…



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

ILMU EMPAT KHODAM

Keempat KHODAM  itu adalah (1) Saliha (2) Khofyail (2). As’afyail, dan (3). Kalkayail.

Fadhilah: SEMUA HAJAT utamakan untuk hajat-hajat besar. Pengamal ilmu ini bila membaca mantra maka khodam datang dan membantu hajat anda.

Tata cara:

  1. Cari tempat yang sepi dan anda harus sendiri mengamalkannya. Tidak bersama-sama teman atau rame rame.
  2. Taruh kemenyam arab dan bakarlah sampe berasap
  3. Baca tawassul (kirim al fatihah) sebagaimana biasanya
  4. Baca mantranya:

YA SAALIHA HAYLU HATMIN AJIB

 YA KHOFYAAIILA AS’AFYAAIILA ANA ALLAHU ROBBUL ‘ALAMIINA AL-MALIKU AL-JABBARU AL-MUTA’AALU

YA KALKAAYIILA BIHAQQI MUNTADZIRIN

Wiridkan dalam jumlah 1000 x atau kelipatannya. Selama 3 atau 7 hari. Utamakan mewiridkan pada malam hari setelah sholat isya.

Bila yang anda panggil berkenan hadir dengan tanda-tanda yang jelas, sampaikan niat anda padanya dan hormati sebagaimana makhluk Tuhan yang lain.

Salam paseduluran..



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC