AYAT KHIRZI UNTUK HIDUP SEHARI-HARI

AYAT KHIRZI: Yaitu kumpulan ayat-ayat Al Quran yang diamalkan dan diwirid rutin tiap pagi/petang karena diyakini memiliki banyak fadhilahnya.

Di antara fadhilah/manfaat yang bisa ditulis adalah:
Dapat menunaikan hajat (HR.Abu Syaikh).
Menyembuhkan penyakit gila (HR.Hakim,Baihaqi).
Syaithon tidak berani mendekati dirinya dan keluarganya (HR.Addarimi,Baihaqi).
Diri,keluarga,dan harta kita akan dijauhkan dari gangguan sesuatu yang tidak disukai (HR. Darimi).
Syaithon tidak bisa masuk di rumahnya sampai pagi (HR.Darimi,Ibnu Mundzir,Thobroni).
Tidak akan lupa hafalan Qur’annya (HR.Baihaqi,Darimi,Said Ibnu Manshur).
Diri,keluarga,dan hartanya akan diselamatkan Alloh dari perampokan dan binatang buas (HR.Ibnu Sirrin).
Menyembuhkan orang yang kesurupan jin (HR.Hakim,Baihaqi).
Menyembuhkan segala penyakit (HR.Darimi, Baihaqi).
Penawar racun (HR.Bukhori,Muslim,Abu Daud,Tirmidzi).
Aman dari segala sesuatu yang membahayakan (HR.Bazzar).
Menyembuhkan sakit lepra (HR.Syuaib ibnu Harb).
Menyembuhkan sakit belang (HR.Syuaib Ibnu Harb).
Menyembuhkan sakit lumpuh (HR.Ibnu Najjar).
Dapat mengabulkan segala doa,sebab ada beberapa ayat yang termasuk ismul a’dzom (HR.Abu Daud,Darimi,Ahmad,Ibnu Abi Syaibah).
Termasuk ayat yang paling ditakuti jin jahat (HR.Dailami).
Menyembuhkan penyakit gila (HR.Ibrohim ibnu watsmah).
Sebagai penolak dari penyakit gila (HR. Ibrohim ibnu watsmah).
Menghilangkan gejala gejala penyakit gila,seperti was was dll (HR.Ibnu Asakir).
Melindungi anak dari kesurupan/sawan (HR.Ibnu Asakir).
Bila dibaca pada makanan maka makanan itu akan jadi berkah (HR.Abul Hasan,Ibnu Najjar).
Alloh akan menjaga diri, keluarga,dan rumahnya ,bahkan rumah tetangga di sekelilingnya (HR.Muhamili).
Syaithon yg ada di dalam rumah akan lari terkentut kentut (HR.Abu Ubaid,Darimi,Thobroni,abu Nua’im,Baihaqi).
Dihitung sholat Malam (Bukhori,Muslim,Ahmad,Darimi).
Alloh akan mencukupinya (dijaga dari serangan jasmani maupun rohani,dan dijaga dari perkara yg tidak kita senangi) (Bukhori,Muslim,Ahmad,Darimi).
Dapat menaklukkan jin (HR.Abu Syaikh).
Dapat janji masuk syurga (HR.Ibnu Sunni,Abu Manshur Asy-Syajami).
Akan ditempatkan di Hadhirotul Quds (HR.Ibnu Sunni,Abu Manshur).
Di syurga dapat melihat Alloh 70 kali dalam sehari (HR.Ibnu Sunni,Abu Manshur).
Alloh akan menunaikan 70 hajatnya ,minimalnya dapat ampunan dari Alloh (HR.Ibnu Sunni,Abu Manshur).
Alloh akan melindunginya dari serangan musuh musuhnya (HR.Ibnu Sunni,Abu Manshur).
Hutangnya akan segera terbayar (HR.Thobroni).
Akan dijaga dari pencurian (HR.Ibnu Abi Dunya,Khotib).
Malaikat akan membentangkan sayapnya untuk menaunginya (HR.Abu Syaikh).
Dijaga dari kedzoliman sang penguasa (HR.Abi Dunya,Khotib).
Akan mendapatkan kemuliaan/kewibawaan dan kemenangan (HR.Ahmad,Thobroni).
Alloh akan menghilangkan penderitaan hidup yang menimpa dirinya (HR.Abu Ya’la,Ibnu Sunni).
Alloh akan melindunginya dari gangguan jin (HR.Ibnu Marduwaih).
Alloh akan mengirim 70000 malaikat untuk melindunginya dari gangguan syaithon (baik dari golongan jin maupun manusia) mulai dari pagi sampai petang,dan dari petang sampai pagi lagi (HR.Ibnu Marduwaih).
Alloh akan menugaskan 1000 malaikat untuk memohonkan pengampunan bagi nya (HR.Ahmad,Darimi,Tirmidzi.).

INILAH AYAT-AYAT KHIRZI ITU….

SURAT AL FATIHAH
1 Bismillaahir Rahmaanir Rahiim
2 Alhamdu lillaahi Rabbil ‘aalamiin
3 Ar-Rahmaanir-Rahiim
4 Maaliki Yawmid-Diin
5 Iyyaaka na’budu wa lyyaaka nasta’iin
6 Ihdinas-Siraatal-Mustaqiim
7 Siraatal-laziina an’amta ‘alayhim ghayril-maghduubi ‘alayhim wa lad-daaalliin
—–
Fadhilah Surah AL FATIHAH
1. Penawar racun.
Rasulullah bersabda:”Surat al Fatihah merupakan obat dari keracunan “ (HR.Baihaqi)
2. Menyembuhkan segala macam penyakit.
Rasulullah bersabda:”Surat Al Fatihah merupakan obat dari segala macam penyakit” (HR.Baihaqi,Daromi)
3. Menyembuhkan orang yang kerasukan jin.
Dari Abi Sulaiman berkata:”Suatu ketika para sahabat mendatangi orang yang kesurupan jin ,kemudian sebagian dari mereka membacakan surat Al Fatihah di dekat telinga orang yang kesurupan tadi kemudian sembuh. (HR.Tsa’labi)
4. Jika sebelum tidur baca surat Al Fatihah dan surat Al Ikhlas maka akan aman dari segala mara bahaya yang mengancamnya selama tidur kecuali mati. Rasulullah bersabda:””Jika kamu telah membaringkan tubuhmu di atas alas tidur kemudian membaca surat Al Fatihah dan surat Al Ikhlas ,maka sungguh engkau akan aman dari segala sesuatu marabahaya kecuali kematian”. (HR.Imam Bazzar)
5. Dapat menunaikan segala hajat.
Dari Atho’ ra berkata:”Apabila kalian mempunyai hajat maka bacalah surat Al Fatihah sampai akhir ayat niscaya hajat kalian akan tertunaikan,insya Alloh. (HR. Abu Syaikh)
—–
SURAT AL BAQOROH Ayat 1-4
1 Alif-Laaam-Miiim
2 Zaalikal Kitaabu laa raiba fiih; udal lilmuttaqiin
3 Allaziina yu’minuuna bilghaibi wa yuqiimuunas salaata wa mimmaa razaqnaahum yunfiquun
4 Wallaziina yu’minuuna bimaa unzila ilaika wa maaa unzila min qablika wa bil Aakhirati hum yuuqinuun
—–
FADHILAH SURAT AL BAQOROH Ayat 1-4
1. Syaithon tidak bisa mendekati dirinya dan keluarganya pada hari itu.
2. Diri,keluarga,serta hartanya akan dijauhkan dari gangguan sesuatu yang tidak di sukainya.
3. Menyembuhkan penyakit gila.
Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu anhu Beliau berkata:”Barang siapa yang membaca 4 ayat dari awal surat Al Baqoroh maka syaithon tidak bisa mendekati dirinya maupun keluarganya pada hari itu,dirinya dan keluarganya akan dijauhkan dari perkara yang dibenci,bila di bacakan pada orang yang gila maka akan sembuh”. (HR.Darimi)
—–
SURAT AL BAQOROH AYAT 163
Wa ilaahukum illaahunw waahid, laaa ilaaha illaa Huwar Rahmaanur Rahiim
——
FADHILAH SURAT AL BAQOROH AYAT 163
1. Termasuk Ismul ‘Adzom.
Dari Rasulullah shallallahu alaihi wassalam beliau bersabda:”Ismul ‘Adzom terdapat pada 2 ayat ini yaitu Al Baqoroh ayat 163(وإلهكم إله واحد) dan Ali Imron ayat 1-2
(الم- الله لاإله إلاهوالحى القيوم)”.(HR.Abu Daud,Tirmidzi,Ibnu Majah)
Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Sesungguhnya Ismul A’dzom yang apabila di gunakan untuk mengajukan suatu permohonan kepada Alloh Ta’ala niscaya Alloh pasti akan mengabulkan permohonannya,terdapat di dalam 3 surat: Al Baqoroh (اللهُ لاإله إلاهَُوَالحَىُ القَيُوم), Ali Imron (الم- الله لاإله إلاهوالحى القيوم), dan Thoha (وَََعَنَتِ وُجُوهُ لِلحَىِ الَقََََََيُومَََ)” (HR.Ibnu Abi Dunya, Thobroni, Baihaqi).
2. Termasuk ayat yang paling ditakuti oleh jin yang jahat.
Dari Nabi shallallahu alaihi wassalam beliau bersabda:”Tiada sesuatupun yang ditakuti jin jahat melebihi ayat dalam surat Al Baqoroh yaitu ayat 163”. (HR.Dailami)
—–
Ayat Kursi: Al Baqoroh Ayat 255
Allahu laaa ilaaha illaa Huwal Haiyul Qaiyuum; laa taakhuzuhuu sinatunw wa laa nawm;
lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ard; man zal lazii yashfa’u indahuu illaa bi-iznih;
ya’lamu maa baina aydiihim wa mww khalfahum wa laa yuhiituuna bishai’im min ‘ilmihii illaa bimaa shaaa’;
wasi’a Kursiyyuhus samaawaati wal arda wa laa ya’uuduho hifzuhumaa; wa Huwal Aliyyul ‘Aziim
—–
Fadhilah Ayat Kursi: Al Baqoroh Ayat 255
1. Bila di baca di setiap selesai sholat fardhu ,maka:
a. Tidak ada yang menghalanginya dari masuk syurga kecuali kematian (ya’ni dijamin masuksyurga).
Rasululloh bersabda:”Barang siapa yang membaca ayat kursi setiap selesai sholat fardhu maka tidak ada yang menghalangi dia dari masuk syurga kecuali kematian”.(HR. Baihaqi)
b. Alloh akan menjaganya sampai datang sholat yang lain.
Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa membaca ayat kursi setiap selesai sholat fardhu,niscaya dia akan di jaga oleh Alloh Ta’ala sampai datang waktu sholat yang lain. (HR.Baihaqi)
c. Alloh akan merubah hatinya sebagaimana hatinya orang yang senantiasa bersyukur,merubah amalnya sebagaimana amalnya para shiddiqin,serta mengaruniakan kepadanya pahalanya para Nabi,Alloh akan merahmatinya,dan tidak ada yang menghalanginya dari masuk syurga kecuali mati.
Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa yang membaca ayat kursi setiap selesai sholat fardhu,niscaya Alloh Ta’ala akan mengaruniakan kepadanya hatinya orang-orang yang bersyukur,amalannya para shiddiqin,serta pahalanya para Nabi.Dan Alloh Ta’ala akan meliputi dia dengan rahmatNya ,dan tidak ada yang menghalanginya dari masuk syurga kecuali kematian”. (HR.Ibnu Najjar)
2. Bila di baca pada makanan,maka makanan itu akan bertambah barokah.
Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Sesungguhnya bila ayat itu(ayat kursi)di bacakan pada makanan ataupun lauk pauk,maka Alloh Ta’ala akan menambah keberkahan pada makanan tersebut”. (HR.Abul Hasan,Ibnu Najjar).
3. Untuk menghilangkan kesusahan.
Rasululoh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa membaca ayat kursi dan akhir surat Al Baqoroh ketika mengalami kesusahan,niscaya Alloh Ta’ala akan menolongnya.(HR. Ibnu Sunni)
4. Alloh akan menjaga dirinya,keluarganya,rumahnya,bahkan rumah-rumah tetangganya.
Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Hendaklah engkau selalu membaca ayat kursi !Karena sesungguhnya ia akan menjaga dirimu,keturunanmu,serta rumahmu,bahkan sampai beberapa rumah yang ada di sekeliling rumahmu.(HR.Muhamili)
5. Bila di baca ketika memasuki rumah maka syaithon yang ada di dalam rumah langsung lari keluar rumah sambil terkentut kentut.(HR.Abu Ubaid,Darimi,Thobroni,Abu Nuaim,Baihaqi)
6. Bila di baca pada waktu petang maka akan diselamatkan dari gangguan jin sampai pagi,dan bila di baca pada waktu pagi maka akan di selamatkan dari gangguan jin sampai petang. (HR.Nasai, Abu Ya’la, Abu Syaikh ,Hakim, Abu Nuaim, Baihaqi)
7. Untuk memaqbulkan segala doa.
Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Sesungguhnya Ismul A’dzom yang apabila di gunakan untuk mengajukan suatu permohonan kepada Alloh Ta’ala,niscaya Alloh Ta’ala pasti akan mengabulkan permohonannya,terdapat di dalam 3 surat:
Al Baqoroh:(ayat kursi): اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ
Ali Imron: الم (1) اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ (2
Thoha: وَعَنَتِ الْوُجُوهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِ وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا (111) (HR. Ibnu Abi Dunya,Thobroni,Baihaqi,dll)
8. Bila dibaca sebelum tidur maka Alloh akan menjaganya dari gangguan jin.
Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Sesungguhnya Jibril AS telah datang kepadaku dan berkata:”Sesungguhnya jin ifrit sedang berusaha mencelakakanmu,maka setiap engkau berbaring di tempat tidurmu bacalah olehmu ayat kursi”.(HR.Ibnu Abi Dunya)
9. Bila dibaca pada orang yang akan melahirkan maka Alloh akan menyalamatkannya.
Dari Fatimah rha bahwasanya sewaktu beliau mau melahirkan,maka Nabi shallallahu alaihi wassalam memerintahkan Ummu Salamah dan Zainab binti Jahsy supaya mendatanginya dan membacakan di sisinya: Ayat Kursi(Al-Baqoroh 255),Al-A’rof 54-56 ( ( إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي – ا لْمُحْسِنِينَdan memintakan perlindungan kepada Alloh Ta’ala untuknya dengan membaca surat Al Falaq dan Annas (HR.Ibnu Sunni)
—–
FADHILAH HIMPUNAN DARI AYAT –AYAT DALAM SURAT AL BAQOROH, ALI IMRON, AL HASYR:
Al Baqoroh:163 Al Baqoroh:255
latin sudah ditulis diatas
—–
Al Baqoroh:286
laa yukallifu allaahu nafsan illaa wus’ahaa lahaa maa kasabat wa’alayhaa maa iktasabat
rabbanaa laa tu-aakhidznaa in nasiinaa aw akhtha’naa rabbanaa walaa tahmil ‘alaynaa ishran kamaa hamaltahu ‘alaa alladziina min qablinaa
rabbanaa walaa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bihi
wau’fu ‘annaa waighfir lanaa wairhamnaa anta mawlaanaa faunshurnaa ‘alaa alqawmi alkaafiriin
——
Ali Imron: 26-27
26 Qulil laahumma Maalikal Mulki tu’til mulka man tashaaa’u wa tanzi’ulmulka mimman tashhaaa’u wa tu’izzu man tashaaa’u wa tuzillu man tashaaa’u biyadikal khairu innaka ‘alaa kulli shai’in Qadiir
27 Tuulijul laila fin nahaari wa tuulijun nahaara fil laili wa tukhrijul haiya minalmaiyiti wa tukhrijulu maiyita minal haiyi wa tarzuqu man tashaaa’u bighari hisab
—–
Al Hasyr:21-24
21 Law anzalnaa haazal quraana ‘alaa jabilil lara aytahuu khaashi’am muta saddi’am min khashiyatil laah; wa tilkal amsaalu nadribuhaa linnaasi la’allahum yatafakkaruun
22 Huwal-laahul-lazii laaa Ilaaha illaa Huwa ‘Aalimul Ghaibi wash-shahaada; Huwar Rahmaanur-Rahiim
23 Huwal-laahul-lazii laaa Ilaaha illaa Huwal-Malikul Qudduusus-Salaamul Muminul Muhaiminul-‘aAziizul Jabbaarul-Mutakabbir; Subhaanal laahi ‘Ammaa yushrikuun
24 Huwal Laahul Khaaliqul Baari ‘ul Musawwir; lahul Asmaaa’ul Husnaa; yusabbihu lahuu maa fis samaawaati wal ardi wa Huwal ‘Aziizul Hakiim
—–
1. Sebagai penolak dari penyakit gila.
2. Menghilangkan gajala-gejala penyakit gila.
3. Melindungi anak dari penyakit sawan.
Dari Ibrohim bin Watsmah beliau berkata:”Ada ayat ayat yang kalau di baca dengan istiqomah maka bisa sebagai penolak dari penyakit gila,menghilangkan gejala-gejalanya, ayat itu adalah Al Baqoroh ayat 163,255,286, Ali Imron:26-27, Al Hasyr:21-24.Telah sampai beritanya kepadaku bahwa ayat- ayat tadi tertulis di ujung-ujungnya singgasananya Alloh. Ibrohim bin Watsmah berkata: Tulislah ayat-ayat tadi untuk anak-anak kecil supaya terhindar dari penyakit step dan sawan / kesurupan”. (HR.Ibnu Asakir)
—–
FADHILAH HIMPUNAN DARI 10 AYAT DALAM SURAT AL BAQOROH
Al Baqoroh ayat 1-4
latin sudah ditulis diatas
—–
Al Baqoroh ayat 255-257
255 Allahu laaa ilaaha illaa Huwal Haiyul Qaiyuum; laa taakhuzuhuu sinatunw wa laa nawm;
lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ard; man zal lazii yashfa’u indahuu illaa bi-iznih;
ya’lamu maa baina aydiihim wa mww khalfahum wa laa yuhiituuna bishai’im min ‘ilmihii illaa bimaa shaaa’;
wasi’a Kursiyyuhus samaawaati wal arda wa laa ya’uuduho hifzuhumaa; wa Huwal Aliyyul ‘Aziim
256 Laaa ikraaha fid diini qat tabiyanar rushdu minal ghayy; famany yakfur bit Taaghuuti wa yu’mim billaahi faqadis tamsaka bil’urwatil wusqaa lan fisaama lahaa; wallaahu Samii’un ‘Aliim
257 Allaahu waliyyul laziina aamanuu yukhrijuhum minaz zulumaati ilan nuuri wallaziina kafaruu awliyaaa’uhumut Taaghuutu yukhrijuunahum minan nuuri ilaz zulumaat; ulaaa’ika Ashaabun Naari hum fiihaa khaaliduun
—–
Al Baqoroh ayat 284-286
284 Lillaahi maa fissamaawaati wa maa fil ard; wa in tubduu maa fii anfusikum aw tukhfuuhu yuhaasibkum bihil laa; fayaghfiru li mai yashaaa’u wa yu’azzibu mai yashaaa u;wallaahu ‘alaa kulli shai in qadiir
285 Aamanar-Rasuulu bimaaa unzila ilaihi mir-Rabbihii walmu’minuun; kullun aamana billaahi wa Malaaa’ikathihii wa Kutubhihii wa Rusulih laa nufarriqu baina ahadim-mir-Rusulihii wa qaaluu sami’naa wa ata’naa ghufraanaka Rabbanaa wa ilaikal-masiir
286 laa yukallifu allaahu nafsan illaa wus’ahaa lahaa maa kasabat wa’alayhaa maa iktasabat
rabbanaa laa tu-aakhidznaa in nasiinaa aw akhtha’naa rabbanaa walaa tahmil ‘alaynaa ishran kamaa hamaltahu ‘alaa alladziina min qablinaa
rabbanaa walaa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bihi
wau’fu ‘annaa waighfir lanaa wairhamnaa anta mawlaanaa faunshurnaa ‘alaa alqawmi alkaafiriin
——
1. Syaithon tidak bisa masuk dirumah itu dari semenjak malam sampai pagi.
Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu anhu Beliau berkata:”Barang siapa pada malam hari membaca 10 ayat dari surat Al Baqoroh yaitu ayat 1-4, 255-257, 284-286, maka syaithon tidak bisa masuk di rumah itu dari semenjak malam sampai pagi hari”. (HR.Thabrani)
2. Tidak akan lupa hafalan Qur’annya.
Dari shahabat Abdillah radhiallahu anhu Berkata: ”Barang siapa yang sebelum tidur membaca 10 ayat dari surat Al Baqoroh, yaitu ayat 1-4, 255-257, 284-286, maka ia tidak akan lupa hafalan Qur’annya”. (HR.Baihaqi)
3. Syaithon tidak bisa mendekatinya.
4. Keluarga dan hartanya akan di jauhkan dari tertimpa sesuatu yang ia benci.
5. Mengobati orang yang kesurupan jin.
Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu anhu Beliau berkata:”Barang siapa yang membaca 10 ayat dari surat Al Baqoroh yaitu ayat 1-4,255-257,284-286,pada waktu pagi maka syaithon tidak bisa mendekatinya sampai sore,dan barang siapa yang membacanya pada waktu sore maka syaithon tidak bisa mendekatinya sampai pagi dan ia tidak akan melihat sesuatu yang ia benci menimpa keluarga dan hartanya,jika ayat -ayat tersebut di bacakan pada orang yang kesurupan jin maka niscaya akan sembuh”. (HR.Baihaqi)
—–
FADHILAH SURAT AL ISRO’ AYAT 110-111
110 quli ud’uullaaha awi ud’uu rrahmaana ayyan maa tad’uu falahu l-asmaau lhusnaa walaa tajhar bishalaatika walaa tukhaafit bihaa wabtaghi bayna dzaalika sabiilaa
111 waquli lhamdu lillaahilladzii lam yattakhidz waladan walam yakun lahu syariikun fii lmulki walam yakun lahu waliyyun mina dzdzulli wakabbirhu takbiiraa
—–
1. Aman dari pencurian.
Dari Ibnu Abbas r.huma Rasululloh shallallahu alaihi wassalam pernah ditanya mengenai maksud firman Alloh Ta’ala dalam surat Al Isro’ ayat 110-111,Rasululloh shallallahu alaihi wassalam menjawab:”Ayat tersebut adalah jaminan keamanan dari pencurian”.Sesungguhnya seorang laki-laki dari kaum muhajirin(salah seorang shahabat Nabi shallallahu alaihi wassalam) telah membaca ayat tersebut setiap dia hendak berbaring di tempat tidurnya.(Pada suatu malam) ada salah seorang pencuri telah memasuki rumahnya,lantas mengumpulkan barang-barang apa saja yang terdapat dalam rumah tersebut dan langsung memanggulnya,sedangkan pemilik rumah tersebut belum tidur.Sesampainya di depan pintu,maka di dapatinya pintu rumah itu telah terkunci rapat.Maka pencuri itupun meletakkan barang-barang yang telah dia bungkus dengan kain dari pundaknya.Kemudian dia berbuat yang demikian itu sebanyak tiga kali,(tetapi hasilnya sia-sia belaka).Akhirnya si pemilik rumah itupun tertawa sambil berkata:”Sesungguhnya aku telah membentengi rumahku”.(HR.Baihaqi)
2. Untuk mendapatkan kemulyaan(kewibawaan) dan kemenangan.
Dari Muadz bin Anas radhiallahu anhu Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Surat Al Isro’ ayat 111 adalah ayat untuk mendapatkan kemulyaan dan kemenangan. (HR.Ahmad dan Thobroni)
3. Menyembuhkan penyakit dan menghilangkan penderitaan hidup.
Dari Abu Hurairoh radhiallahu anhu Beliau berkata:”Aku telah keluar bersama Rasululloh shallallahu alaihi wassalam,sedangkan beliau menggandeng tanganku. Kemudian beliau mendatangi seorang laki-laki yang sangat memprihatinkan keadaannya.Lantas beliau bertanya kepadanya:”Wahai fulan ! Apa yang telah menyebabkan engkau dalam keadaan menderita seperti yang saya lihat sekarang ini?”Laki-laki itupun menjawab:”Sakit….”. Kemudian Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Maukah engkau saya ajari beberapa kalimat doa,yang mana dengan doa-doa tersebut Alloh Ta’ala akan menghilangkan sakit dan penderitaanmu? Ucapkanlah:”Aku bertawakkal kepada Dzat Yang Maha Hidup,Yang tidak akan mati’,kemudian bacalah:”Surat Al isro’ ayat 111”.Selang beberapa waktu setelah kejadian itu Nabi shallallahu alaihi wassalam menjumpai lagi laki-laki tersebut,sedangkan keadaannya sudah membaik.Maka Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bertanya kepadanya:”Bagaimana keadaanmu?” Laki-laki itu menjawab:”Saya tidak henti-hentinya mengucapkan kalimat yang telah engkau ajarkan kepadaku”. (HR.Abu Ya’la dan Ibnu Sunni)
4. Untuk menghilangkan kesusahan.
Dari Ismail bin Abu Fudaik radhiallahu anhu Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Tidaklah hatiku disusahkan oleh suatu urusan,kecuali Jibril a.s langsung mendatangiku dalam bentuk sesosok manusia,kemudian berkata:”Wahai Muhammad,ucapkanlah:”Aku bertawakkal kepada Dzat Yang Maha Hidup,Yang tidak akan mati…”,kemudian ucapkanlah:
” …… وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي(surat Al Isro’ ayat 111). (HR.Ibnu Abi Dunya dan Baihaqi)
5. Hatinya tidak mati(ya’ni ia akan selalu di jaga dalam hidayah)
Dari Abu Musa r.a Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa pada waktu pagi dan sore hari membaca:”Surat Al Isro’ ayat 110-111,maka pada hari itu dan malamnya hatinya tidak akan mati”. (HR.Ad Dailami)
—–
FADHILAH HIMPUNAN DARI BEBERAPA AYAT,YAITU:
AL BAQOROH AYAT:255 ayat Kursi
latin sudah ditulis diatas
—–
AL A’ROOF AYAT:54-56
54 inna rabbakumullaahulladzii khalaqa ssamaawaati wal-ardha fii sittati ayyaamin tsumma istawaa ‘alaa l’arsyi yughsyiillayla nnahaara yathlubuhu hatsiitsan wasysyamsa walqamara wannujuuma musakhkharaatin bi-amrihi laa lahu lkhalqu wal-amru tabaarakallaahu rabbu l’aalamiin
55 ud’uu rabbakum tadharru’an wakhufyatan innahu laa yuhibbu lmu’tadiin
56 walaa tufsiduu fii l-ardhi ba’da ishlaahihaa wad’uuhu khawfan wathama’an inna rahmatallaahi qariibun mina lmuhsiniin
—–
ASSHOFFAT AYAT:1-10
1 washshaaffaati shaffaa
2 fazzaajiraati zajraa
3 fattaaliyaati dzikraa
4 inna ilaahakum lawaahid
5 rabbu ssamaawaati wal-ardhi wamaa baynahumaa warabbu lmasyaariq
6 innaa zayyannaa ssamaa-a ddunyaa biziinatin lkawaakib
7 wahifzhan min kulli syaythaanin maarid
8 laa yassamma’uuna ilaa lmala-i l-a’laa wayuqdzafuuna min kulli jaanib
9 duhuuran walahum ‘adzaabun waasib
10 illaa man khathifa lkhathfata fa-atba’ahu syihaabun tsaaqib
—–
AR ROHMAN AYAT:34-36
34 fabi-ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaan
35 yursalu ‘alaykumaa syuwaatsun min naarin wanuhaasun falaa tantashiraan
36 fabi-ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaan
—–
AL HASYR AYAT:21-24
21 Law anzalnaa haazal quraana ‘alaa jabilil lara aytahuu khaashi’am muta saddi’am min khashiyatil laah; wa tilkal amsaalu nadribuhaa linnaasi la’allahum yatafakkaruun
22 Huwal-laahul-lazii laaa Ilaaha illaa Huwa ‘Aalimul Ghaibi wash-shahaada; Huwar Rahmaanur-Raheem
23 Huwal-laahul-lazii laaa Ilaaha illaa Huwal-Malikul Qudduusus-Salaamul Muminul Muhaiminul-‘aAziizul Jabbaarul-Mutakabbir; Subhaanal laahi ‘Ammaa yushrikuun
24 Huwal Laahul Khaaliqul Baari ‘ul Musawwir; lahul Asmaaa’ul Husnaa; yusabbihu lahuu maa fis samaawaati wal ardi wa Huwal ‘Aziizul Hakiim
—–
1. Alloh Ta’ala akan menjaganya dari kedzoliman sang penguasa.
2. Alloh Ta’ala akan menjaganya dari syetan yang jahat.
3. Alloh Ta’ala akan menjaganya dari binatang buas.
4. Alloh Ta’ala akan menjaganya dari pencurian.
Dari Hasan bin Ali rhuma. Berkata:”Aku jamin siapa saja yang membaca 20 ayat ini niscaya dia akan dijaga oleh Alloh Ta’ala dari penguasa yang dzolim,dari syetan yang jahat,dari binatang buas,dan dari semua pencuri yang melampaui batas.Ayat tersebut adalah ayat kursi(Al Baqoroh ayat 255), 3 ayat dari surat Al A’roof (ayat 54-56), sepuluh ayat pertama dari surat Asshoffat, 3 ayat dari surat Arrohman(ayat:34-36), dan beberapa ayat terakhir penutup surat Al Hasyr (ayat :21-24)”. (HR.Ibnu Abi Dunya, Imam Khotib).
—–
FADHILAH SURAT AL A’ROF AYAT 54-56
latin sudah ditulis diatas
1. Malaikat akan membentangkan sayapnya untuk melindungi orang yang membaca ayat itu sampai pagi.
2. Akan terjaga dari pencurian.
Dari Abu Marzuq rah.a beliau berkata:”Barangsiapa ketika hendak tidur membaca:
” إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ……sampai …. الْمُحْسِنِينَ (Al A’roof ayat:54-56), maka Alloh Ta’ala akan mengirimkan 1 malaikat yang akan membentangkan sayapnya diatas orang yang membaca ayat itu sampai pagi,dan dia akan diselamatkan dari kecurian”. (HR.Abu Syaikh)
—–
FADHILAH SURAT ALI IMRON AYAT 26-27
latin sudah ditulis diatas
1. Dapat memaqbulkan segala doa.
Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Ismul A’dzom (Nama Alloh Yang Agung),yang mana apabila seseorang memohon kepada Alloh Ta’ala dengan nama tersebut,niscaya Alloh Ta’ala akan mengabulkan permohonannya,yaitu ayat yang terdapat pada surat Ali Imron(قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ ……….sampai akhir ayat)(HR.Thobroni).
2. Alloh akan melunasi hutang-hutangnya,walaupun hutangnya sebesar gunung uhud,atau sepenuh bumi sekalipun.
Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda kepada Mu’adz:”Wahai Muadz! Maukah engkau kuajari suatu doa yang mana seandainya engkau mempunyai tanggungan hutang sebesar gunung uhud,kemudian engkau berdoa’ dengan doa tersebut,niscaya Alloh Ta’ala akan membayar hutangmu.
Ucapkanlah:” قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ ………sampai………….. بِغَيْرِ حِسَابٍ (Ali Imron ayat:26-27),kemudian ucapkan:”Wahai Dzat Yang Maha Pemurah di dunia dan di akhirat,Yang Maha Penyayang di dunia dan di akhirat,Engkau berhaq dan berkuasa memberikan keduanya kepada orang-orang yang Engkau kehendaki,dan Engkau juga berhaq dan berkuasa menghalang-halangi dari keduanya pada orang-orang yang Engkau kehendaki,Ya Alloh….limpahkanlah kasih sayangMu kepadaku,sehingga aku tidak butuh lagi dengan kasih sayang dari selain Engkau”. (HR.Thobroni,ibnu Abi Dunya).
—–
FADHILAH HIMPUNAN DARI BEBERAPA AYAT
AL FATIHAH, AL BAQOROH AYAT: 255 ayat Kursi
latin sudah ditulis diatas
ALI IMRON AYAT: 18-19,
18 Syahidallahu annahu laa ilaha ilaa huwa wal malaa-ikatu wauuluul ‘ilmi qaa-iman bil qisthi laa ilaha ilaa huwal ‘aziizul hakiim
19 Innaddiina ‘indallahi-islaamu wamaaakhtalafal-ladziina uutuul kitaaba ilaa min ba’di maa jaa-ahumul ‘ilmu baghyan bainahum waman yakfur biaayaatillahi fa-innallaha sarii’ul hisaab

ALI IMRON AYAT :26-27
latin sudah ditulis diatas
a. Akan dimasukkan ke dalam syurga.
b. Akan di tempatkan di Hadhirotul Quds.
c. Akan di pandang Alloh dengan pandangan rohmat 70 kali dalam sehari.
d. Alloh akan tunaikan 70 hajatnya dalam sehari,minimalnya akan mendapat ampunan dari Alloh.
e. Alloh akan melindungi dan menolongnya dari gangguan semua musuh-musuhnya.
Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Sesungguhnya surat Al Fatihah,ayat kursi,Ali Imron ayat:18-19(شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ ….sampai….. إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ)dan Ali Imron ayat:26-27(قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ …. Sampai…. بِغَيْرِ حِسَابٍ),ayat-ayat tersebut tergantung di ‘Arsy,sama sekali tidak ada penghalang antara mereka dengan Alloh Ta’ala.Ayat-ayat tersebut mengatakan:”Wahai Tuhanku ! Engkau telah menurunkan kami ke bumi dan kepada orang-orang yang durhaka kepada-Mu!”Kemudian Alloh Ta’ala berfirman:”Sesungguhnya Aku bersumpah,bahwasanya tidak ada seorangpun yang membaca kalian(ya’ni ayat-ayat tersebut)dari kalangan hamba-hambaku setiap selesai sholat fardhu,kecuali Aku akan jadikan syurga sebagai tempat kembalinya,dalam keadaan bagaimanapun,Aku akan tempatkan dia di Hadhirotul Quds,Aku akan m memandangnya (dengan pandangan rohmat) setiap hari sebanyak 70 kali,Aku akan tunaikan 70 hajatnya dalam setiap harinya,yang mana hajat yang terendah adalah pengampunanKu kepadanya,dan Aku akan melindungi serta menolongnya dari gangguan semua musuh-musuhnya. (HR.Ibnu Sunni dan Abu Manshur Asy Syajami).
—–
FADHILAH SURAT ALI IMRON AYAT 18
latin sudah ditulis diatas
1. Dapat janji masuk syurga.
Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Sesungguhnya orang yang membaca ….. شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ (Ali Imron ayat 18)kemudian setelah itu mengucapkan :(Dan aku juga bersaksi dengan apa yang telah disaksikan Alloh Ta’ala,dan aku titipkan persaksian ini kepada Alloh Ta’ala,maka persaksian tersebut adalah titipanku di sisi Alloh Ta’ala )maka orang tersebut akan didatangkan (untuk menghadap Alloh Ta’ala)pada hari kiamat kemudian akan dikatakan kepadanya :”Hambaku ini telah membuat suatu perjanjian denganku,dan aku adalah Dzat yang paling berhaq di dalam menunaikan janji-janjinya.Maka sekarang masukkanlah hambaku ini ke dalam syurga”.(HR.Abu Syaikh)
2. Untuk menaklukkan jin .
Dari Hamzah Az-Zayyat radhiallahu anhu Beliau berkata :”Suatu malam aku keluar rumah untuk melakukan perjalanan menuju kufah,kemudian dalam perjalanan malam itu aku memasuki suatu daerah yang sama sekali tidak berpenghuni.Dalam keadaan seperti itu,tiba-tiba ada dua jin ifrit telah menghampiriku.Salah satu dari jin itu berkata kepada temannya:Inikah Hamzah bin Habib Az-Zayyat,yang sekarang mengajar Al Qur’an kepada orang-orang yang ada di kufah?”maka temannya menjawab :”Benar!Dan demi Alloh,sekarang aku akan membunuhnya”.Jin yang satunya berkata:”Jangan!Biarkan orang miskin ini hidup.Temannya berkata lagi:”Tidak!Sungguh aku akan membunuhnya”.Ketika jin itu sudah punya keinginan kuat untuk membunuhku,maka akupun membaca:” شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ”.Kemudian aku berkata:”Dan aku adalah termasuk golongan orang-orang yang bersaksi atas persaksian tersebut”.Maka berkatalah salah satu jin itu kepada temannya(yang niat membunuhku):”Bersiap-siagalah kamu! Sekarang mau tidak mau kamu harus menjaga dia sampai shubuh”. (HR.Abu Syaikh)
—–
FADHILAH AKHIR SURAT AL BAQOROH (AL-BAQOROH AYAT 284-286)
latin sudah ditulis diatas
1. Bila dibaca di dalam rumah selama 3 malam niscaya syaithon tidak berani mendekatinya”.
Rosululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Sesungguhnya Alloh Ta’ala telah menulis sebuah kitab 2000 tahun sebelum menciptakan langit dan bumi.Kemudian dari kitab tersebut,Alloh Ta’ala menurunkan 2 ayat untuk mengakhiri surat Al Baqoroh,yang mana apabila kedua ayat tersebut di baca di dalam rumah selama 3 malam, niscaya syaithon tidak akan berani mendekatinya’. (HR.Abu Abdillah,Darimi,Tirmidzi,Nasai).
2. Alloh akan mencukupinya (Ya’ni dijaga dari godaan syaithon dan dari segala mara bahaya yang tidak ia senangi)
Rosululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqoroh pada malam hari,maka dua ayat tersebut akan mencukupinya”.(HR.Ahmad,Darimi,Bukhori,Muslim)
3. Untuk obat kesembuhan.
Rosululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Ada dua ayat yang merupakan Al Qur’an dan bisa juga untuk obat kesembuhan,bahkan keduanya termasuk diantara yang dicintai oleh Alloh Ta’ala,yaitu dua ayat terakhir dari surat Al Baqoroh.(HR.Dailami)
4. Akan memasukkan pembacanya ke dalam syurga serta akan mendatangkan keridhoan Alloh.
Rosululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Sesungguhnya ayat-ayat tersebut(akhir surat Al Baqoroh)merupakan Qur’an,do’a,dan akan memasukkan pembacanya ke dalam syurga serta mendatangkan keridhoan Dzat Yang Maha Rohman”.(HR.Abu Ubaid,Ibnu Dhoris dan Ja’far Al Faryabi)
5. Telah mencukupinya dari sholat malam.
Rosululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Alloh Ta’ala telah menurunkan dua ayat terakhir dari surat Al Baqoroh dari sebuah khozanah di syurga.Kedua ayat tersebut telah ditulis oleh Yang Maha Rahman dengan QudrotNya sendiri 2000 tahun sebelum Dia menciptakan makhluqNya.Maka barangsiapa membacanya selepas sholat isya’niscaya bacaan tersebut telah mencukupinya dari sholat malam.(HR.Ibnu ‘Abdi)
6. Akan mendapatkan pahala dan kebaikan yang banyak.
Dari Abdulloh bin Mas’ud radhiallahu anhu Berkata:”Barangsiapa membaca akhir surat Al Baqoroh pada malam hari,maka sungguh dia telah mendapat pahala dan kebaikan yang banyak. (HR.Thobroni)
—–
FADHILAH SURAT ALI IMRON AYAT 9
Rabbanaa innaka jaami’unnaasi liyaumin laa raiba fiihi innallaha laa yukhliful mii’aad
Untuk mengembalikan barang yang hilang.
Dari Ja’far bin Muhammad rah.a sesungguhnya Baginda Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa yang membaca ayat ini ketika kehilangan suatu barang,maka pasti Alloh Ta’ala akan mengembalikan kepadanya”,ayat tersebut adalah:” رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيعَادَ (surat Ali Imron ayat:9)lalu berdo’a:”Ya Alloh..! Dzat yang mengumpulkan seluruh manusia pada suatu hari yang sama sekali tidak ada keraguan di dalamnya,maka kumpulkanlah antara diriku dan hartaku.Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu”.
—–
FADHILAH SURAT YASIN AYAT 1-9
1 yaa-siin
2 walqur-aani lhakiim
3 innaka lamina lmursaliin
4 ‘alaa shiraathin mustaqiim
5 tanziila l’aziizi rrahiim
6 litundzira qawman maa undzira aabaauhum fahum ghaafiluun
7 laqad haqqa lqawlu ‘alaa aktsarihim fahum laa yu/minuun
8 innaa ja’alnaa fii a’naaqihim aghlaalan fahiya ilaa l-adzqaani fahum muqmahuun
9 waja’alnaa min bayni aydiihim saddan wamin khalfihim saddan fa-aghsyaynaahum fahum laa yubshiruun
—–
Supaya tidak terlihat oleh musuh.
Dari Ikrimah r.a beliau bercerita:Ada beberapa orang musyrik dari kalangan kaum Quraisy telah berkata satu sama lain:”Sungguh seandainya aku melihat Muhammad,niscaya aku akan berbuat padanya begini…dan begini…..Maka Nabi shallallahu alaihi wassalam mendatangi mereka sedangkan mereka masih dalam sebuah perkumpulan di dalam masjid.Kemudian Nabi shallallahu alaihi wassalam berdiri di atas mereka seraya membaca surat Yasin sampai pada ayat فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ (ayat 1-9) Selanjutnya Beliau mengambil debu ,lantas di taburkan ke atas kepala orang-orang musyrik tersebut,namun anehnya tidak ada seorangpun dari mereka yang bisa mengangkat pandangannya untuk melihat Nabi shallallahu alaihi wassalam ataupun berbicara walaupun sepatah kata.Kemudian Nabipun terus berjalan meninggalkan mereka.Lantas merekapun mengibas-ngibaskan debu dari rambut kepala dan dari jenggot mereka sambil bersumpah:”Demi Alloh! Kami tidak mendengar.Demi Alloh! Kami tidak melihat.Demi Alloh!Kami telah kehilangan akal kami”. (HR.AbdurRozzaq,Ibnu Humaid,dan Ibnu Mundzir)
—–
FADHILAH SURAT AT-TAUBAH AYAT: 128-129
128 laqad jaa-akum rasuulun min anfusikum ‘aziizun ‘alayhi maa ‘anittum hariishun ‘alaykum bilmu/miniina rauufun rahiim
129 fa-in tawallaw faqul hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa ‘alayhi tawakkaltu wahuwa rabbu l’arsyi l’azhiim
—–
1.Untuk mengobati patah tulang.
Dari Muhammad bin Ka’ab rah.a beliau bercerita:”Ada sebuah pasukan perang telah di kirim menuju arah Romawi.Tiba-tiba salah seorang dari mereka telah terjatuh dari kudanya sehingga menyebabkan tulang pahanya patah.Karena pasukan merasa tidak mampu untuk membawa laki-laki tersebut(akhirnya mereka meninggalkannya),kemudian menambatkan kuda miliknya di dekatnya dengan meninggalkan sedikit perbekalan berupa makanan dan minuman untuknya.Ketika mereka telah pergi meninggalkannya sendirian,tiba-tiba datanglah seseorang menuju ke arahnya,kemudian dia bertanya:”Mengapa kamu di sini?”Maka laki-laki itupun menjawab:”Tulang pahaku patah,akhirnya aku di tinggalkan sendirian oleh teman-temanku”.Maka orang tadi berkata lagi:”Letakkanlah tanganmu di tempat di mana kamu merasakan sakit ! Kemudian ucapkanlah doa ini:
فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
(surat At-Taubah ayat:129)“.Maka diapun meletakkan tangannya ,lantas membaca ayat tersebut.Dan ternyata dia langsung sembuh di tempat itu juga dan langsung mengendarai kudanya.Dan akhirnya diapun bisa mengejar teman-temannya(HR.Abu Syaikh)
2.Tidak akan di timpa kesusahan,aman dari perampokan,dan di selamatkan dari terhanyut di dalam air.
Dari Hasan Basri rah.a berkata:”Barangsiapa pada waktu pagi hari membaca:
حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ ,sebanyak 7 kali,maka pada hari itu sekaligus malam harinya,dia tidak akan di timpa kesusahan,perampokan dan hanyut(tenggelam) dalam air.(HR.Ibnu Najjar)
3.Alloh Ta’ala akan menyelesaikan seluruh permasalahan yang menyusahkannya baik urusan dunia maupun urusan akhirat.
Dari Abu Darda’ r.a Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa pada waktu pagi hari dan sore hari membaca: حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ sebanyak 7 kali,maka Alloh Ta’ala akan menyelesaikan seluruh permasalahan yang menyusahkannya(ya’ni baik urusan dunia maupun akhirat).Sama saja dia mengucapkan kalimat tersebut dengan sungguh-sungguh ataupun tanpa ada kesungguhan”.(HR.Abu Daud)
4.Di selamatkan dari mati tertimpa bangunan,tenggelam,terbakar,dan pukulan besi.
Dari Muhammad bin Bakkar rah.a,beliau berkata:”Barangsiapa selalu membaca ayat : لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ ….sampai akhir surat(At-Taubah ayat:128-129),maka dia tidak akan mati dalam keadaan tertimpa bangunan,tenggelam,terbakar,dan pukulan besi”.(Kitab Ihya’-Takhrij Syekh ‘Iroqi)
—–
FADHILAH AKHIR SURAT AL MU’MINUN AYAT:115-118
115 afahasibtum annamaa khalaqnaakum ‘abatsan wa-annakum ilaynaa laa turja’uun
116 fata’aalaallaahu lmaliku lhaqqu laa ilaaha illaa huwa rabbu l’arsyi lkariim
117 waman yad’u ma’allaahi ilaahan aakhara laa burhaana lahu bihi fa-innamaa hisaabuhu ‘inda rabbihi innahu laa yuflihu lkaafiruun
118 waqul rabbi ighfir warham wa-anta khayru rraahimiin
—–
1. Untuk mengobati orang kesurupan.
Dari Ibnu Mas’ud r.a,sesungguhnya beliau telah membacakan ayat ini:” أَفَحَسِبْتُمْ …..sampai akhir surat(surat Al Mu’minun ayat 115-118)di telinga orang yang kesurupan.Dan ternyata langsung sembuh.(Ketika kejadian ini sampai pada Nabi shallallahu alaihi wassalam)maka baginda Nabi shallallahu alaihi wassalam bertanya kepadanya”Apa yang kamu baca di telinganya?”Ibnu Mas’ud r.a akhirnya menceritakan apa yang telah di baca di telinga orang tersebut.Kemudian Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Demi Dzat yang jiwaku berada di dalam genggaman-Nya,sungguh seandainya ada seorang laki-laki yang ahli yakin membaca ayat tersebut di atas gunung ,niscaya gunung tersebut akan hancur lebur”.(HR.Tirmidzi,Hakim,Abu Ya’la)
2. Menang dalam pertempuran dan pulang dalam keadaan selamat serta membawa harta rampasan/ghonimah.
Dari Muhammad bin Ibrohim bin Harits At Taimi dari ayahnya,beliau bercerita:Bahwasanya Rasululloh shallallahu alaihi wassalam telah mengirim kami dalam sebuah rombongan pasukan perang,dan beliau memerintahkan supaya kami selalu membaca ayat ini:” أَفَحَسِبْتُمْ …sampai akhir surat(surat Al Mu’minun ayat:115-118) setiap masuk waktu pagi dan sore .Maka kamipun selalu membaca ayat tersebut(selama dalam perjalanan).Maka akhirnya kami mendapat kemenangan dan harta rampasan serta pulang dalam keadaan selamat.(HR.Ibnu Sunni,Ibnu Mandah,Abu Nu’aim)
—–
FADHILAH KHUSUS AKHIR SURAT HASYR AYAT:21-24
21 Law anzalnaa haazal quraana ‘alaa jabilil lara aytahuu khaashi’am muta saddi’am min khashiyatil laah; wa tilkal amsaalu nadribuhaa linnaasi la’allahum yatafakkaruun
22 Huwal-laahul-lazii laaa Ilaaha illaa Huwa ‘Aalimul Ghaibi wash-shahaada; Huwar Rahmaanur-Raheem
23 Huwal-laahul-lazii laaa Ilaaha illaa Huwal-Malikul Qudduusus-Salaamul Muminul Muhaiminul-‘aAziizul Jabbaarul-Mutakabbir; Subhaanal laahi ‘Ammaa yushrikuun
24 Huwal Laahul Khaaliqul Baari ‘ul Musawwir; lahul Asmaaa’ul Husnaa; yusabbihu lahuu maa fis samaawaati wal ardi wa Huwal ‘Aziizul Hakiim
—–
1. Merupakan obat dari segala macam penyakit kecuali mati.
Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda kepada Abdulloh bin Mas’ud r.a:”Letakkanlah tanganmu di atas kepalamu! Karena sesungguhnya Jibril a.s pada waktu menurunkan ayat tersebut dia berkata kepadaku:”Letakkanlah tanganmu di atas kepalamu! Karena sesungguhnya ayat ini adalah obat dari segala macam penyakit kecuali kematian”.(HR.Khotib Al Baghdadi)
2. Terlindungi dari ganguan jin.
Dari Abu Ayyub Al Anshori r.a bahwasanya beliau mempunyai satu tempat pengeringan korma di rumahnya,tiba-tiba beliau mendapatkan korma-korma yang ada di tempat pengeringan tersebut telah berkurang.Maka di saat malam tiba,beliaupun mengawasi korma-kormanya.Tiba-tiba beliau mendengar suara kedatangan seseorang,maka beliaupun langsung bertanya kepadanya:”Siapa kamu?”,orang itupun menjawab:”Saya adalah seorang laki-laki dari golongan jin.Kami datang ke rumah ini karena kami telah kehabisan bekal,maka akhirnya kami mengambil sebagian dari korma-korma kalian.Dan Alloh Ta’ala tidak akan mengurangi korma kalian sedikitpun”.Kemudian Abu Ayyub r.a berkata kepada jin tersebut:”Kalau memang engkau jujur,coba tunjukkan tanganmu kepadaku!”.Maka jin itupun menunjukkan tangannya kepada Abu Ayyub r.a ,ternyata tangan jin tersebut di penuhi dengan bulu.hampir mirip dengan kaki depannya anjing.Abu Ayyub r.a kemudian berkata kepadanya:”Korma-korma kami yang telah engkau ambil sudah kami halalkan.Sekarang maukah kau beritahukan kepada kami(golongan manusia) mengenai doa yang paling utama dan paling ampuh untuk melindungi diri kami dari gangguan jin?”,jin itupun menjawab :”Doa yang paling utama untuk melindungi diri kalian dari gangguan kami adalah beberapa ayat yang terdapat dalam akhir surat Al Hasyr”.(HR.Ibnu Marduwaih)
3. Jika meninggal maka Alloh Ta’ala akan menghapus seluruh kesalahan-kesalahan yang telah dia lakukan .
Dari Anas r.a Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa membaca akhir surat Al Hasyr,kemudian dia meninggal pada siang atau malam harinya,maka Alloh Ta’ala akan menghapus seluruh kesalahan-kesalahan yang telah dia lakukan”.(HR.Ibnu Marduwaih)
4. Akan dihitung mati syahid.
Dari Anas r.a bahwasanya Rosululloh shallallahu alaihi wassalam memerintahkan kepada seorang laki-laki setiap dia hendak berbaring di tempat tidurnya,untuk membaca akhir surat Al Hasyr.Kemudian beliau bersabda:”Apabila engkau mati,maka engkau mati sebagai syahid”.(HR.Ibnu Sunni dan Ibnu Marduwaih)
5. Untuk memaqbulkan doa.
Dari Muhammad bin Hanafiah rah.a sesungguhnya Baro’ bi Azib r.a telah berkata kepada Ali bin Abi Tholib r.a:”Saya minta kepada engkau atas nama Alloh Ta’ala,agar engkau mengkhususkan aku dengan sebaik baik doa,yang mana Rosululloh shallallahu alaihi wassalam telah mengkhususkan engkau dengan doa tersebut.Bahkan itu adalah doa yang telah di khususkan oleh malaikat Jibril untuk Baginda Nabi shallallahu alaihi wassalam dari sebagian yang telah di wahyukan oleh Alloh Yang Maha Rohman kepada Nabi shallallahu alaihi wassalam.Ali r.a berkata:”Wahai Baro’! Apabila engkau menginginkan untuk berdoa’ kepada Alloh Ta’ala dengan menggunakan Ismul A’dzom(Nama Alloh Yang Paling Agung)maka bacalah sepuluh ayat pertama surat Al Hadid dan akhir surat Al Hasyr,kemudian ucapkan:”Wahai Dzat yang memiliki sifat-sifat sebagaimana yang telah di sebutkan pada ayat di atas…,dan tidak ada seorangpun yang memiliki sifat-sifat seperti itu kecuali hanya Engkau.Saya memohon kepada-Mu agar Engkau menunaikan permohonanku”.Wahai Baro’! Demi Alloh,seandainya engkau berdoa’ keburukan untukku dengan doa ini,niscaya Alloh akan menenggelamkan saya ke dalam bumi”.(HR.Abu Ali Abdurrohman bin Muhammad An-Naisaburi).
6. Alloh akan mengirimkan 70.000 malaikat kepadanya untuk mengusir setan baik dari golongan jin maupun manusia darinya.
Dari Abu Umamah r.a Rosululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa yang minta perlindungan kepada Alloh Ta’ala dari gangguan setan(ya’ni dengan membaca A’UDZUBILLAHI MINASSYAITHONIRROJIM) sebanyak 3 kali,kemudian dia membaca akhir surat dari surat Al Hasyr,niscaya Alloh Ta’ala akan mengirim 70.000 malaikat kepadanya untuk mengusir setan baik dari golongan jin maupun manusia darinya.Apabila dia membacanya di waktu malam maka dia akan di jaga sampai pagi.Dan apabila dia membacanya di waktu pagi ,maka dia akan di jaga sampai sore hari”. (HR.Ibnu Marduwaih)
7. Dapat jaminan masuk syurga.
Dari Abu Umamah r.a Rosululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa membaca penutup surat Al Hasyr pada waktu malam atau siang,kemudian dia mati pada waktu malam atau siang harinya,maka wajib baginya masuk syurga”.(HR.Ibnu Addi,Ibnu Marduwaih,Khotib dan Baihaqi)
8. Alloh akan menugaskan 1000 malaikat yang akan memohonkan pengampunan untuknya.
Dari Ma’qil bin Yassar r.a bahwasanya Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa yang pada waktu pagi membaca:”A’UDZU BILLAAHI SAMI’IL ‘ALIIM MINASSYAITHONIRROJIM sebanyak 10 kali,maka Alloh akan menugaskan 1000 malaikat kepadanya yang akan selalu memohonkan pengampunan untuknya sampai sore hari.Dan apabila dia mati pada hari itu,maka dia mati sebagai syahid.Dan barangsiapa membaca do’a dan ayat tersebut pada waktu sore,maka dia akan mendapatkan keutamaan/fadhilah sebagaimana ketika dia membacanya di waktu pagi.(HR.Ahmad,Darimi,Tirmidzi)
9. Dapat mengejar/menambal amalan-amalan dia yang terlewatkan pada malam harinya.
10. Akan mendapatkan penjagaan dari Alloh.
Dari Utbah r.a beliau berkata:”Para shahabat Nabi shallallahu alaihi wassalam r.anhum telah menceritakan kepada kami bahwasanya barangsiapa yang membaca penutup surat Al Hasyr pada waktu pagi ,maka berarti dia telah mengejar(menambal)amalan-amalan dia yang terlewatkan pada malam harinya.Dan dia akan dijaga oleh Alloh Ta’ala sampai sore hari.Dan barangsiapa membacanya pada waktu sore,maka berarti dia telah mengejar (menambal)amalan-amalan dia yang telah terlewatkan pada waktu siang hari.Dan dia akan dijaga oleh Alloh Ta’ala sampai pagi hari.Dan apabila dia mati,maka wajib baginya masuk syurga.(HR.Ibnu Dhoris)
11. Termasuk Ismul A’dzom (yang dapat memaqbulkan do’a)
Dari Ibnu Abbas r.anhuma Rosululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Ismul A’dzom terdapat dalam 6 ayat terakhir dari surat Al Hasyr”.(HR.Ad Dailami)
—–
FADHILAH SURAT AL KAFIRUN
1 Qul yaa ayyuhaa alkaafiruuna,
2 laa a’budu maa ta’buduuna,
3 walaa antum ‘aabiduuna maa a’budu,
4 walaa anaa ‘aabidun maa ‘abadtum,
5 walaa antum ‘aabiduuna maa a’budu,
6 lakum diinukum waliya diini.
—–
1.Seakan-akan membaca seperempat al-Qur’an.
Dari Sa’id bin Abil ‘Ash r.a Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa membaca surat Al Kafirun ,maka seakan-akan dia membaca seperempat Al Qur’an.Dan barangsiapa membaca surat Al Ikhlas ,maka seakan-akan dia membaca sepertiga Al Qur’ an”.(HR.Thobroni dan Baihaqi)
2.Terselamat dari perbuatan syirik(menyekutukan Alloh)
Dari Ibnu Abbas r.anhuma Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Maukah kutunjukkan satu kalimat yang akan menyelamatkan kalian dari menyekutukan Alloh? Bacalah surat Al Kafirun pada waktu kalian hendak tidur…!(HR.Abu Ya’la,Thobroni)
3.Tidak di hisab di akhirat kelak.
Dari Zaid bin Arqom r.a Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa bertemu Alloh Ta’ala dengan membawa keyakinan yang terdapat dalam dua surat,maka tidak ada hisab(perhitungan amal)baginya,dua surat tersebut adalah surat Al Kafirun dan surat Al Ikhlas”.(HR.Ibnu Marduwaih)
4.Supaya bekalnya dalam perjalanan menjadi barokah dan semakin bertambah banyak.
Dari Jubair bin Muth’im r.a Rasululloh shallallahu alaihi wassalam telah bersabda kepadaku:”Wahai Jubair…! Apakah engkau merasa senang,apabila engkau keluar untuk melakukan suatu perjalanan,maka engkau akan menjadi orang yang paling baik keadaannya diantara teman-temanmu dan paling banyak bekalnya?”Akupun menjawab:”Tentu wahai Rasululloh…..!Aku tebus engkau dengan bapak dan ibuku”.Rasululloh shallallahu alaihi wassalam kemudian bersabda:”Bacalah 5 surat ini,yaitu:surat Al-Kafirun,An-Nashr,Al-Ikhlas,Al-Falaq,dan Suat An-Naas,setiap surat mulailah dengan Bismillah”.Jubair kemudian bercerita (mengenai pengalamannya):”Aku adalah seorang yang kaya raya dan banyak hartanya.Dulu aku pernah keluar untuk bepergian.Waktu itu aku adalah orang yang paling buruk keadaannya dan paling sedikit bekalnya (di antara teman-temanku).Semenjak Rasululloh shallallahu alaihi wassalam mengajarkan kepadaku doa-doa berupa surat-surat tersebut,maka aku tidak pernah berhenti untuk membacanya.Sampai akhirnya aku menjadi orang yang paling baik keadaannya dan paling banyak bekalnya hingga aku kembali dari perjalananku.(HR.Abu Ya’la)
—–
FADHILAH SURAT AL IKHLAS
1 Qul huwa allaahu ahadun,
2 allaahu shamadu,
3 lam yalid walam yuuladu,
4 walam yakun lahu kufuwan ahadun.
—–
1. Seakan akan dia telah membaca sepertiga Al Qur’an.
Dari Ubay bin Ka’ab r.a Rosululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa membaca surat Al Ikhlas,seakan-seakan dia telah membaca sepertiga Al Qur’an”.(HR.Abu Ubaid,Ahmad,Nasa’I )
2. Kecintaan terhadap surat Al Ikhlas dapat memasukkan ke dalam syurga.
Dari Anas r.a beliau berkata:Ada seorang laki-laki telah datang kepada Rosululloh shallallahu alaihi wassalam kemudian berkata:”Sesungguhnya saya sangat mencintai surat Al Ikhlas”.Kemudian Rosululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Kecintaanmu terhadap surat tersebut akan memasukkan dirimu ke dalam syurga”.(HR.Ahmad,Tirmidzi,Baihaqi)
3. Bila surat Al Ikhlas di baca 200 kali maka Alloh Ta’ala akan mencatat untuknya 1500 kebaikan,dan akan menghapus dosanya selama 50 tahun,kecuali kalau dia punya hutang.
Dari Anas r.a Rosululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa tiap hari membaca surat Al Ikhlas sebanyak 200 kali,maka Alloh Ta’ala akan mencatat untuknya 1500 kebaikan,dan akan menghapus dosanya selama 50 tahun,terkecuali kalau dia punya hutang”.(HR.Tirmidzi,Abu Ya’la)
4. Bila rajin membaca surat Al Ikhlas baik dalam keadaan berdiri,duduk,dan berjalan,baik di waktu malam ataupun di waktu siang,maka ketika dia meninggal Alloh Ta’ala akan mengutus 70.000 malaikat untuk mensholatinya.(HR.Baihaqi)
5. Bila surat Al Ikhlas dibaca 50 kali maka Alloh Ta’ala akan meninggikan 50.000 derajat untuknya,dan menghapus 50.000 kesalahannya,serta mencatat untuknya 50.000 kebaikan.(HR.Baihaqi)
Dari Anas r.a beliau berkata:Sewaktu kami bersama Rasululloh shallallahu alaihi wassalam di Tabuk,tiba-tiba kami melihat matahari terbit dengan sorot dan sinar yang belum pernah kita lihat sebelumnya,Maka Nabi pun sangat heran melihat kejadian tersebut.Tiba-tiba datanglah malaikat Jibril menjumpai Baginda Nabi shallallahu alaihi wassalam,maka Nabi shallallahu alaihi wassalam langsung bertanya kepada Jibril a.s:”Kenapa matahari(pada hari ini)terbit dengan sorot dan sinar yang belum pernah aku lihat sebelumnya?”Malaikat Jibril menjawab:”Hal ini disebabkan kerena pada hari ini Mu’awiyah bin Mu’awiyah Al Laitsi telah meninggal dunia di Madinah.Kemudian Alloh Ta’ala telah mengutus 70.000 malaikat untuk mensholati jenazahnya”.Nabi shallallahu alaihi wassalam bertanya lagi:”Sebab apa dia telah mendapatkan kehormatan seperti itu wahai Jibril?”Jibril a.s menjawab:”Karena dia rajin membaca surat Al Ikhlas baik dalam keadaan berdiri,duduk,maupun berjalan,baik di waktu malam ataupun di waktu siang.Maka perbanyaklah membaca surat tersebut ! Karena sesungguhnya surat tersebut bercerita mengenai sifat-sifat Tuhanmu”.Dan barangsiapa membacanya 50 kali,maka Alloh Ta’ala akan meninggikan baginya 50.000 derajat,dan menghapus 50.000 kesalahannya,serta mencatat untuknya 50.000 kebaikan.Dan barangsiapa menambah,maka Alloh Ta’ala akan menambah untuknya pula”.Kemudian Jibril a.s menawarkan kepada Nabi shallallahu alaihi wassalam:”Maukah tuan…., bumi ini saya lipat untuk tuan….,sehingga tuan bisa mensholati jenazahnya?”Nabi shallallahu alaihi wassalam menjawab:”Ya silahkan “.(Maka bumipun langsung di lipat oleh Jibril a.s)kemudian Nabi shallallahu alaihi wassalam mensholati jenazahnya.(HR.Baihaqi,Ibnu Sa’ad,dan Ibnu Dhoris)
6. Alloh Ta’ala akan hilangkan kemiskinan dari penghuni rumah itu dan rumah tetangga-tetangganya.
Dari Jarir Al Bajali r.a Rosululoh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa membaca surat Al Ikhlas setiap memasuki rumahnya,maka Alloh Ta’ala akan hilangkan kemiskinan dari penghuni rumah tersebut dan juga penghuni rumah tetangga-tetangganya”.(HR.Thobroni)
7. Bila di baca ketika sebelum bepergian sebanyak 11 kali,maka Alloh Ta’ala akan menjaga rumahnya sampai dia kembali.(HR. Ibnu Najjar)
Dari Ali r.a dari Rosululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa yang menghendaki untuk bepergian ,kemudian dia memegang kedua sisi pintu rumahnya,lalu membaca surat Al Ikhlas sebanyak 11 kali,maka Alloh Ta’ala akan menjaga rumahnya sampai dia kembali”.(HR.Ibnu Najjar)
8. Bila surat Al Ikhlas di baca sebanyak 100 kali dalam keadaan suci(telah berwudhu),dengan di awali baca surat Al Fatihah,maka:
a. Alloh Ta’ala akan mencatat untuknya pada setiap hurufnya 10 kebaikan.
b. Alloh Ta’ala akan menghapus darinya pada setiap hurufnya 10 keburukan.
c. Alloh Ta’ala akan menaikkan untuknya pada setiap hurufnya 10 derajat.
d. Alloh Ta’ala akan membangunkan untuknya 100 istana di syurga.
e. Seolah-olah dia telah membaca Al Qur’an sebanyak 33 kali.
Dari Anas r.a bahwasanya Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa membaca surat Al Ikhlas dalam keadaan suci sebanyak 100 kali,yang mana sebelumnya di dahului dengan membaca Al Fatihah,maka Alloh Ta’ala akan mencatat untuknya pada setiap hurufnya 10 kebaikan,menghapus darinya 10 keburukan,dan menaikkan untuknya 10 derajat.Dan Alloh Ta’ala akan membangunkan untuknya 100 istana di syurga.Dan seolah-olah dia telah membaca Al Qur’an sebanyak 33 kali.Surat Al Ikhlas merupakan symbol kebebasan dari syirik,bisa untuk mendatangkan malaikat dan bisa juga untuk mengusir syaithon.Dia memiliki suara di sekitar ‘Arsy,selalu menyebut-nyebut orang-orang yang rajin membacanya,sehingga Alloh Ta’ala memandangnya(dengan kasih sayangnya).Dan ketika Alloh Ta’ala telah memandangnya,maka Alloh Ta’ala tidak akan menyiksanya untuk selamanya-lamanya.(HR.Ibnu ‘Adiy,Baihaqi)
9. Bila surat Al Ikhlas di baca 10 kali di setiap selesai sholat fardhu maka:
a. Akan di persilahkan memasuki syuga dari pintu mana saja yang ia kehendaki.
b. Akan di kawinkan dengan bidadari syurga yang mana saja yang dia inginkan.
Dari Jabir bin Abdulloh r.a,Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Ada 3 amalan ,yang mana barangsiapa menghadap Alloh Ta’ala dengan membawa 3 amalan tersebut di sertai dengan iman,maka dia akan di persilahkan memasuki syurga dari pintu mana saja yang dia kehendaki,dan dia akan dikawinkan dengan bidadari yang mana saja yang dia inginkan, 3 amalan tersebut adalah:
a) Memaafkan orang yang telah membunuh anggota keluarganya.
b) Membayar hutang yang tersembunyi(ya’ni tidak ada saksi atas hutangnya,bahkan mungkin orang yang menghutanginya sudah lupa)
c) Setiap selesai sholat fardhu membaca surat Al Ikhlas sebanyak 10 kali.
Maka Abu Bakar r.a bertanya kepada Rasululloh shallallahu alaihi wassalam:”Bagaimana kalau yang dikerjakan hanya salah satu saja ya Rasululloh?Rasululloh shallallahu alaihi wassalam menjawab:”Walaupun yang dikerjakan hanya salah satu saja dari amalan-amalan tersebut”.(HR.Abu Ya’la)
10. Bila surat Al Ikhlas di baca pada waktu sakit yang akhirnya menyebabkan kematiannya,maka dia tidak akan di tanya di dalam kuburnya,dia akan terselamat dari fitnah-fitnah kubur .Dan pada hari kiamat nanti para malaikat akan membawanya di atas sayapnya,sehingga melewati sirot sampai ke dalam syurga.
Dari Abdulloh bin Syukhoir r.a Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa membaca surat Al Ikhlas pada waktu sakit yang akhirnya menyebabkan kematiannya,maka dia tidak akan di tanya di dalam kuburnya,dia akan terselamat dari fitnah-fitnah kubur.Dan pada hari kiamat nanti para malaikat akan membawanya di atas sayapnya,sehingga melewati sirot sampai ke dalam syurga”. (HR.Thobroni,Abu Nu’aim)
11. Pahala surat Al Ikhlas:
a) Bila di baca 1 kali maka: Alloh Ta’ala akan menganugrahkan keberkahan kepadanya.
b) Bila di baca 2 kali maka: Alloh Ta’ala akan menganugrahkan keberkahan kepadanya dan keluarganya.
c) Bila di baca 3 kali maka: Alloh Ta’ala akan menganugrahkan keberkahan kepadanya,keluarganya,dan tetangga-tetangganya”.
d) Bila di baca 12 kali maka: Allloh Ta’ala akan membangunkan untuknya 12 istana di syurga.
e) Bila di baca 20 kali maka:(di akhirat) kelak dia akan di dekatkan dengan para Nabi sebagaimana dekatnya antara jari tengah dengan jari telunjuk.
f) Bila di baca 100 kali maka: Alloh Ta’ala akan mengampuni doa-dosanya selama 25 tahun,kecuali dosa yang berkaitan dengan hutang dan pembunuhan.
g) Bila di baca 200 kali maka: Alloh Ta’ala akan mengampuni dosanya selama 50 tahun.
h) Bila di baca 400 kali maka: ia mendapatkan pahalanya 400 orang mati syahid.
i) Bila di baca 1000 kali maka: ia tidak mati sehingga bisa melihat kedudukannya (tempat tinggalnya) di syurga atau di tampakkan padanya tempat tinggalnya di syurga.
Dari Anas r.a Rosululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa membaca surat Al Ikhlas 1 kali,maka Alloh Ta’ala akan menganugrahkan keberkahan kepadanya,barangsiapa membacanya 2 kali,maka Alloh Ta’ala akan menganugrahkan keberkahan kepadanya dan keluarganya,barangsiapa membacanya 3 kali maka Alloh Ta’ala akan menganugrahkan keberkahan kepadanya,keluarganya,dan tetangga-tetangganya,barangsiapa membacanya 12 kali maka Alloh Ta’ala akan membangunkan untuknya 12 istana di syurga,barangsiapa membacanya 20 kali maka (di akhirat)kelak dia akan di dekatkan dengan para Nabi sebagaimana dua jari ini(Nabi memberi isyarat dengan menggabungkan jari tengah dengan jari telunjuk ),barangsiapa membacanya 100 kali maka Alloh Ta’ala akan mengampuni dosa-dosanya selama 25 tahun kecuali dosa yang berhubungan dengan hutang dan pembunuhan,barangsiapa membacanya 200 kali maka Alloh Ta’ala akan mengampuni dosa-dosanya selama 50 tahun,barangsiapa membacanya sebanyak 400 kali maka dia telah mendapatkan pahala 400 orang mati syahid yang mana masing-masing dari mereka kudanya terbunuh dan dia sendiri gugur dalam medan pertempuran,dan barangsiapa membacanya 1000 kali maka dia sekali-kali tidak akan mati sehingga dia bisa melihat kedudukannya(tempat tinggalnya)di syurga atau ditampakkan kepadanya tempat tinggalnya di syurga.(HR.Al Hafidz Abu Muhammad Hasan bin Ahmad As-Samarqandi)
12. Bila surat Al Fatihah dan surat Al Ikhlas di baca ketika memasuki rumah,maka Alloh Ta’ala akan menghilangkan kemiskinan darinya,dan akan mencurahkan keberkahan-keberkahan ke dalam rumahnya,sehingga keberkahan-keberkahan tersebut akan melimpah kepada tetangga-tetangganya.
Dari Abu Hurairah r.a Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa memasuki rumahnya kemudian membaca surat Al Fatihah dan surat Al Ikhlas,maka Alloh akan menghilangkan kemiskinan darinya dan akan mencurahkan keberkahan-keberkahan ke dalam rumahnya ,sehingga keberkahan –keberkahan tersebut akan melimpah kepada tetangga-tetangganya”.(HR.Al Hafidz Abu Muhammad Hasan bin Ahmad As Samarqandi)
13. Bila surat Al Ikhlas di baca 30 kali,niscaya Alloh Ta’ala akan mencatat baginya kebebasan dari neraka,keamanan dari adzab dan siksa,serta kesejahteraan di hari yang menggetarkan jiwa(ya’ni hari kiamat).
Dari Anas r.a Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa membaca surat Al Ikhlas 30 kali niscaya Alloh Ta’ala akan mencatat baginya kebebasan dari neraka,keamanan dari adzab dan siksa,serta kesejahteraan di hari yang menggetarkan jiwa(ya’ni pada hari kiamat)”.(HR. Abu Muhammad Hasan bin Ahmad As Samarqandi)
14. Bila surat Al Ikhlas di baca 10 kali setelah sholat shubuh,maka pada hari tersebut tidak ada dosa yang bisa menghancurkannya,dan dia akan dijaga oleh Alloh Ta’ala dari gangguan syetan.
Dari Ali r.a Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa sholat shubuh kemudian dia tidak berbicara (selain dzikrulloh)sehinngga membaca surat Al Ikhlas 10 kali,maka pada hari tersebut tidak akan ada dosa yang bisa menghancurkannya,dan dia akan di jaga oleh Alloh Ta’ala dari (gangguan syetan)(HR. Ibnu Asakir)
15. Untuk memaqbulkan doa.
Dari Muhammad bin Munkadir rah.a bahwasanya Rasululloh shallallahu alaihi wassalam mendengar seorang laki-laki sedang membaca surat Al Ikhlas dengan tartil sampai selesai,maka Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda kepadanya:”Sekarang mintalah kepada Alloh Ta’ala! Pasti permohonanmu akan di perkenankan”.(HR.Said bin Manshur)
16. Bila surat Al Ikhlas di baca 10 kali maka Alloh Ta’ala akan membangunkan sebuah istana untuknya di syurga.
Dari Muadz bin Anas Al Juhani r.a dari Rasululloh shallallahu alaihi wassalam,beliau bersabda:”Barangsiapa membaca surat Al Ikhlas 10 kali,niscaya Alloh Ta’ala akan membangunkan untuknya satu istana di syurga.Maka Umar r.a kepada Nabi shallallahu alaihi wassalam:”Kalau begitu alangkah banyaknya istana-istana kita di syurga nanti wahai Rasululloh?”kemudian Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Khozanah (simpanan)Alloh Ta’ala lebih banyak dan lebih utama”.(HR.Ahmad,Thobroni,Ibnu Sunni)
17. Bila di baca ketika sholat sunnah ba’da isya’ 20 kali setelah baca Al Fatihah maka Alloh Ta’ala akan membangunkan untuknya dua istana di dalam syurga yang mana seluruh penghuni syuga ingin melihatnya(karena kagum kepadanya)
Dari Ibnu Abbas r.anhuma Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda:”Barangsiapa sholat sunnah dua rokaat selepas sholat isya’,di setiap rokaatnya setelah baca surat Al Fatihah dia membaca surat Al Ikhlas 20 kali ,niscaya Alloh Ta’ala akan membangunkan untuknya dua istana di syurga ,yang mana seluruh penghuni syurga ingin melihatnya(karena kagum kepadanya) (HR. Ibnu Dhoris).
@@@



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

WIRID-WIRID KHUSUS PENGHAYAT ILMU HIKMAH

WIRID BAGUS DIAMALKAN SAAT RAMADHAN MAUPUN SETELAH RAMADHAN…

Ramadhan adalah bulan yang mulia. Kita isi sebulan penuh dengan kesibukan untuk beribadah, salah satu ibadah yaitu Puasa Ramadhan yang merupakan rukun keempat dalam Islam. Firman Allah Ta’ala : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. “(Al-Baqarah: 183).

Sabda Nabi Islam didirikan di atas lima sendi, yaitu: syahadat tiada sembahan yang haq selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji ke Baitul Haram. “

Ibadah puasa merupakan salah satu sarana penting untuk mencapai takwa, dan salah satu sebab untuk mendapatkan ampunan dosa-dosa, pelipatgandaan kebaikan, dan pengangkatan derajat. Allah telah menjadikan ibadah puasa khusus untuk diri-Nya dari amal-amal ibadah lainnya. Firman Allah dalam hadits yang disampaikan oleh Nabi: “Puasa itu untuk-Ku dan Aku langsung membalasnya. Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh, bau mulut orang berpuasa lebih harum dari pada aroma kesturi.”

Dan sabda Nabi : “Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Maka untuk memperoleh ampunan dengan puasa Ramadhan, harus ada dua syarat berikut ini: Mengimani dengan benar akan kewajiban ini dan Mengharap ridho Allah Ta ‘ala.

Pada bulan Ramadhan diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia dan berisi keterangan-keterangan tentang petunjuk dan pembeda antara yang haq dan yang bathil.

Pada bulan ini disunatkan shalat tarawih, yakni shalat malam pada bulan Ramadhan, untuk mengikuti jejak Nabi, para sahabat dan Khulafaur Rasyidin. Sabda Nabi: “Barangsiapa mendirikan shalat malam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah) niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. “

Pada bulan ini terdapat Lailatul Qadar (malam mulia), yaitu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, atau sama dengan 83 tahun 4 bulan. Malam di mana pintu-pintu langit dibukakan, do’a dikabulkan, dan segala takdir yang terjadi pada tahun itu ditentukan. Sabda Nabi :
“Barangsiapa mendirikan shalatpada Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala, dari Allah niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. “

Malam ini terdapat pada sepuluh malam terakhir, dan diharapkan pada malam-malam ganjil lebih kuat daripada di malam-malam lainnya. Karena itu, seyogianya seorang muslim yang senantiasa mengharap rahmat Allah dan takut dari siksa-Nya, memanfaatkan kesempatan pada malam-malam itu dengan bersungguh-sungguh pada setiap malam dari kesepuluh malam tersebut dengan shalat, membaca Al-Qur’anul Karim, dzikir, do’a, istighfar dan taubat yang sebenar-benamya. Semoga Allah menerima amal ibadah kita, mengampuni, merahmati, dan mengabulkan do’a kita.

Pada bulan ini terjadi peristiwa besar yaitu Perang Badar, yang pada keesokan harinya Allah membedakan antara yang haq dan yang bathil, sehingga menanglah Islam dan kaum muslimin serta hancurlah syirik dan kaum musyrikin.

Pada bulan suci ini terjadi pembebasan kota Makkah Al-Mukarramah, dan Allah memenangkan Rasul-Nya, sehingga masuklah manusia ke dalam agama Allah dengan berbondong-bondong dan Rasulullah menghancurkan syirik dan paganisme (keberhalaan) yang terdapat di kota Makkah, dan Makkah pun menjadi negeri Islam.

Pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu Neraka ditutup dan para setan diikat.

Betapa banyak berkah dan kebaikan yang terdapat dalam bulan Ramadhan. Maka kita wajib memanfaatkan kesempatan ini untuk bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benarnya dan beramal shalih, semoga kita termasuk orang-orang yang diterima amalnya dan beruntung.

Perlu diingat, bahwa ada sebagian orang –semoga Allah menunjukinya- mungkin berpuasa tetapi tidak shalat, atau hanya shalat pada bulan Ramadhan saja. Orang seperti ini tidak berguna baginya puasa, haji, maupun zakat. Karena shalat adalah sendi agama Islam yang ia tidak dapat tegak kecuali dengannya. Sabda Nabi : “Jibril datang kepadaku dan berkata, ‘Wahai Muhammad, siapa yang menjumpai bulan Ramadhan, namun setelah bulan itu habis dan ia tidak mendapat ampunan, maka jika mati ia masuk Neraka. Semoga Allah menjauhkannya. Katakan: Amin!. Aku pun mengatakan: Amin.”

Maka seyogianya waktu-waktu pada bulan Ramadhan dipergunakan untuk berbagai amal kebaikan, seperti shalat, sedekah, membaca Al-Qur’an, dzikir, do’a dan istighfar. Ramadhan adalah kesempatan untuk menanam bagi para hamba Ailah, untuk membersihkan hati mereka dari kerusakan.
Berikut amalan dzikir untuk penggemar ilmu hikmah…

===WIRID PAGI ===
Waktunya: Waktu Utama seusai shalat subuh sampai masuk waktu dzuhur. Bagi orang yang memiliki halangan dari dzuhur hingga masuk waktu maghrib.

Bacaannya:
Membaca Istighfar sebanyak 100 kali
Membaca shalawat Nabi 100 kali dengan lafadz apa saja, khususnya Shalawat Fatih.
Membaca Hailalah 100 kali

sholawat fatih:

sholawat-al-fatih-pembuka-kos

===WIRID SORE===
Waktu Utama atau Pilihan: Seusai shalat ashar hingga masuk waktu maghrib.
Waktu darurat mulai setelah shalat isya’ hingga terbit fajar, selepas itu ia menjadi hukum qadla’.
Diperbolehkan membaca wirid pagi di malam hari tanpa udzur atau halangan. Kira-kira disaat seseorang dapat membaca al-Qur’an sebanyak dua juz setengah dan manusia pada tidur, hal ini harus didahului dengan shalat isya’ terlebih dahulu.
Apabila telah masuk waktu shalat subuh, dan tersisa satu bacaan hailalah sekalipun, selesaikanlah bacaan tersebut dan ulangi bacaan wirid tersebut pada waktunya. Bacaan yang pertama tadi hukumnya menjadi sebuah nafilah atau sunnah.
Tidak diperbolehkan mengedepankan waktu membaca wirid sore ke siang hari, walaupun ada halangan, kecuali ia menjama’ taqdiem solat dzuhur dan ashar, bolehlah baginya membaca wirid ini setelah Shalat ashar yang di jama’ tadi. Boleh mengedepankan waktunya pada malam hari apabila ada hajat yang tidak dapat dielakkan dan menghabiskan waktu utama atau pilihan, akan tetapi harus mendahulukan awrad pagi. Dikhusukannya pada malam hari karena ibadah di malam hari lebih besar “powernya” dibandingkan siang hari.

Bacaannya:
Membaca istighfar sebanyak 30 kali
Membaca shalawat fatih sebanyak 50 kali.
Membaca Hailalah sebanyak 100 kali
Membaca shalawat Jawharatul Kamal sebanyak 12 kali

sholawat jauharatul kamal:

sholawat-jauratul - kamal - kos

Diantara syarat-syarat sempurnanya membaca shalawat Jauharatul Kamal, membentangkan kain bersih pada bacaan ketujuh, bertujuan agar yang sedang berdzikir berada pada posisi yang lapang dan benar-benar suci sehingga hati jernih.
Barangsiapa yang sedang berkhalwat menyendiri di suatu tempat dan tempatnya sempit, yang hanya cukup untuk satu orang, maka boleh membaca shalawat Jauharatul Kamal.
Hailalah setelah shalat ashar pada hari jum’at, kira-kira satu jam sebelum terbenamnya matahari. Boleh juga seseorang membaca hailalah ini dengan menggunakan hitungan, mulai dari 1000 hingga 1600 atau bisa juga tanpa menghitungnya.
Bacaan hailalah yang menyambung dengan terbenamnya matahari ini bertepatan dengan waktu mustajab do’a pada hari jum’at yang disebutkan oleh Nabi Muhammad Saw dalam hadist-hadistnya dan ditetapkan oleh sebagian sahabat Ra bahwa waktu doa mustajab ialah pada akhir waktu dari hari jum’at.



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

PENGIJAZAHAN SEMPURNA HIZIB SYATIT UNTUK PARA MUJAHID

KI JATIRAGA/

Assalamualaikum wr.wb.
Berikut ini adalah HIZB SYTIT yg diberikan ijasahan oleh GURU SAYA. KAMI tdk bertanggung jawab atas akibatnya. Terimaksih Semoga menjadi barokah bagi kita semua…amin.
Setelah membaca pertama kali MOHON dijawab : Qobiltu saya trima ijasahannya secara lengkap, sempurna dan bisa dipergunakan dijalan ALLAH SWT…amin
Bismillah,
ALLAHUMMA INNA NAJ’ALUKA FII NUHURI ‘AADA-INA WA NAUZUBILLAHI MIN SYURUURIHIM, ALLAHUMMA BADID SYAMLAHUM, WA FARRIQ JAM’AHUM, WA SYATTITS KALIMATAHUM, WA ZALZIL AQDAAMAHUM, WA SALLIDT ‘ALAIHIM ASAADAN MIN ASAADIK. YA QAHAAR, YA JABBAR, YA MUNTAQIM, YA ALLAH ,YA ALLAH, YA ALLAH.
ALLAHUMMA YA MUNZILAL KITAB, WA YA MUJRIASSAHAAB, WA YA HAZIMAL AHZAB IHZIMHUM, WANSURNA ALAIHIM. AMIIN.
Ya Allah ya tuhan kami, sesungguhnya kami menjadikan kamu sebagai pendinding kepada musuh-musuh kami, dan kami berlindung daripada kejahatan mereka, Ya Allah ya tuhan kami, binasakan kesempurnaan mereka, dan pecah belahkan jemaah ( kumpulan ) mereka, dan gagapkan perkataan mereka, goyahkan pendirian mereka, dan hantarkan singa ke atas mereka dari singa singa Mu wahai tuhan yang garang, wahai tuhan yang berani, wahai tuhan yang berdendam, ya Allah,ya Allah,ya Allah.
Wahai tuhan yang menurunkan al Kitab ( al Quran ), dan yang menjalankan awan, Tuhan yang menghancurkan tentera Al Ahzab, hancurkan mereka dan berilah kemenangan kepada kami. Amiin.
TATA LAKU :
1. Awali dengan pembacaan tawasul
2. Silahkan baca HIZB SYTIT 111x kemudian tiupkan ke dua telapak tangan kita kemudian pukulkan serentak ke arah FOTO dari target.
3. Proses no 2 bisa dilakukan sebanyak 3x
4. Semoga Perjuangan Kita Di Ridhoi oleh ALLAH SWT…. AMIN.



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

Pengijazahan sempurna Hizib Nawawi LASKAR KHODAM SAKTI

Hizib ini diijasahkan oleh syekh Abdallah Al-Kadi

بِسْـمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ . بِسْـمِ اللهِ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ ، أقُوْلُ عَلَى نَفْسِيْ وَعَلَى دِيْنِيْ وَعَلَى اَهْـلِيْ وَعَلَى اَوْلاَدِيْ وَعَلَى مَالِيْ وَعَلَى أَصْحَـابِيْ وَعَـلَى اَدْيَانِهِمْ وَعَلَى اَمْوَالِهِمْ اَلْفَ ِبِسْـمِ الله
اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ ، اَقُوْلُ عَلَى نَفْسِيْ وَعَلَى دِيْنِيْ وَعَلَى اَهْـلِيْ وعَلَى اَوْلاَدِيْ وَعَلَى مَالِيْ وَعَلَى أَصْحَـابِيْ وَعَـلَى اَدْيَانِهِمْ وَعَلَى اَمْوَالِهِمْ . اَلْفَ اَلْفِ ِ بِسْـمِ الله .
اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَقُوْلُ عَلَى نَفْسِيْ وَعَلَى دِيْنِيْ وَعَلَى اَهْـلِيْ وَعَلَى اَوْلاَدِيْ وَعَلَى مَالِيْ وَعَلَى أَصْحَـابِيْ وَعَـلَى اَدْيَانِهِمْ وَعَلَى اَمْوَالِهِمْ . اَلْفَ اَلْفِ لاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِـاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ بِسْـمِ اللهِ وَبِاللهِ، وَمِنَ اللهِ، وَاِلَى اللهِ، وَعَلَى اللهِ، وفِى اللهِ ، وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِـاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ .
بِسْـمِ اللهِ عَلَى دِيْنِيْ وَعَلَى نَفْسِيْ وَعَلَى اَوْلاَدِيْ ، بِسْـمِ اللهِ عَلَى مَالِيْ وَعَلَى أَهْـلِيْ ، بِسْـمِ اللهِ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ اَعْطَانِيْهِ رَبِّيْ، بِسْـمِ اللهِ رَبِّ السَّمَوَتِ السَّبْعِ، وَرَبِّ اْلاَرَضِيْنَ السَّبْعِ، وَرَبِّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِبِسْـمِ اللهِ الَّذِيْ لاَيَضُـرُّ مَعَ اسْمِـهِ شيْءٌ فِى اْلاَرْضِ وَلا َفِى السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ ًبِسْـمِ اللهِ الَّذِيْ لاَيَضُـرُّ مَعَ اسْمِـهِ شيْءٌ فِى اْلاَرْضِ وَلا َفِى السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُبِسْـمِ اللهِ الَّذِيْ لاَيَضُـرُّ مَعَ اسْمِـهِ شيْءٌ فِى اْلاَرْضِ وَلا َفِى السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ
بِسْـمِ اللهِ خَيْرُ اْلاَسْمَآءِ، فِى اْلاَرْضِ وَفِى السَّمَآءِ
بِسْـمِ اللهِ اَفْتَتِحُ، وَبِهِ اَخْتَتِمُ، اَللهُ، الله،ُ اللهُ،اللهُ رَبِّيْ لاَ اُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا، اَللهُ، اللهُ، اللهُاللهُ رَبِّيْ لآاِلَـهَ اِلاَّ اَللهُاللهُ، أَعَزُّ وَاَجَلُّ وَاَكْبَرُ مِمَّا اَخَافُ وَاَحْذَرُ بِكَ للَّهُمَّ اَعُوْذُ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ وَمِنْ شَـِّر غَيْرِيْ وَمِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ رَبِّيْ وَذَرَأَوَبَرَأَ ،وَبِكَ اللَّهُمَّ اَحْـتَرِزُ مِنْهُمْ ، وَبِكَ اللَّهُمَّ اَعُوْذُ مِنْ شُرُوْرِهِم، ، وَبِكَ اللَّهُمَّ ادْرَأُ فِى نُحُوْرِهِمْ،ْوَاُقَدِّمُ بَيْنَ يَدَيَّ وَاَيْدِيْهِمْ. بسم الله الرحمن الرحيم قل هو الله أحد ، الله الصمد ، لم يلد ولم يولد ، ولم يكن له كفواً أحد.  بسم الله الرحمن الرحيم قل هو الله أحد ، الله الصمد ، لم يلد ولم يولد ، ولم يكن له كفواً أحد.  بسم الله الرحمن الرحيم قل هو الله أحد ، الله الصمد ، لم يلد ولم يولد ، ولم يكن له كفواً أحد. وَمِثْـلُ ذَلِكَ عَنْ يَمِيْنِيْ وَأَيْمَانِهِمْ، وَمِثْلُ ذَلِكَ عَنْ شِمَالِيْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ ، وَمِثْلُ ذَلِكَ اَمَامِيْ وَاَمَامَهُمْ ، وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ خِلْفِيْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ ، وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ فَوْقِيْ وَمِنْ فَوْقِهِمْ ، وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ تَحْتِيْ وَمِنْ تَحْتِهِمْ وَمِثْلُ ذَلِكَ مَحِيْطٌ بِيْ وَبِهِمْ
اَللَّهُمَّ اِنِّيْ اَسْأَلُكَ لِيْ وَلَهُمْ مِنْ خَيْرِكَ بِخَيْرِكَ اَلَّذِيْ لاَ يَمْلِكُهُ غَيْرُكَ. اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ وَاِيَّاهُمْ فِى عِبَاَدِكَ، وَعِيَاذِكَ، وَجِوَارِكَ، وَاَمَنِكَ، وَحِزْبِكَ، وَحِرْزِكَ، وَكَنَفِكَ، مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْطَانٍ ، مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْطَانٍ وَسُلْطَانٍ وَإنْسٍ وَجَـآنٍّ، َوبَاغٍ وَحَاسِدٍ، وَسَبُعٍ وَحَيَةٍ وَعَقْرَبٍ. وَمِنْ شَرِّ كُلِّ دَآبَّةٍ اَنْتَ اَخِذُ بِنَاصِيَتَهِا اِنَّ رَبِّيْ عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ
حَسْبِيَ الرَّبُّ مِنَ الْمَرْبُوْبِيْنَ، حَسْبِيَ الخَالِقُ مِنَ اْلمَخْلُوْقِيْنَ، حَسْبِيَ الرَّازِقُ مِنَ اْلمَرْزُوْقِيْنَ، حَسْبِيَ السَّاتِرُ مِنَ اْلمَسْتُوْرِيْنَ، حَسْبِيَ النَّاصِـرُ مِنَ اْلمَنْصُوْرِيْنَ، حَسْبِيَ اْلقَاهِرُمِنَ اْلمَقْهُوْرِيْنَ، حَسْبِيَ الَّذِيْ هُوَ حَسْبِيْ، حَسْبِيْ مَنْ لَمْ يَزَلْ حَسْبِيْ، حَسْبِيَ الله ُوَنِعْمَ اْلوَكِيْلُ، حَسْبِيَ الله ُمِنْ جَمِيْعِ خَلْقِهِ. (اِنَّ وَلِيِّيَ اللهُ الَّذِيْ نَزَّلَ الْكِتَابَ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّا لِحِيْنَ) (وَاِذَ اقَرَأْتَ اْلقُرْآنَ جَعَلْنَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ الَّذِيْنَ لاَيُؤْمِنُوْنَ بِاْلأَخِرَةِ حَجِابًا مًسْتُوْرًا، وَجَعَلْنَا عَلَى قُلُوْبِهِمْ أَكِنَّةً اَنْ يَفْقَهُوْهُ وَفِى اَذَانِهِمْ وَقْرًا، وَاِذَا ذَكَرْتَ رَبْكَ فِى الْقُرْآنِ وَحْدَهُ وَلَّوْا عَلَى اَدْبَارِهِمْ نُفُوْرًا)فَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِفَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِفَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِفَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِفَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِفَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِفَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِوَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِوَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ  وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدنَا مُحَّمَدْ اِلنَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Kemudian ditiup ke kanan, ke kiri, ke depan dan ke belakang masing – masing 3x

خَبَأْتُ نَفْسِيْ فِى خَزَاِئنِ بِسْـمِ اللهِ ِ، اَقْفَالُهَا ثِقَتِى بِـاللهِ، مَفَاتِيْحُهَا لاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَةَ إِلاَّ بِـاللهِ ، اُدَافِعُ بِكَ اللَّهُمَّ عَنْ نَفْسِيْ مَـا اُطِيْقُ وَمَا لاَ اُطِيْقُ ، لاَ طَاقَةَ لِمَخْلُوْقٍ مَعَ قُدْرَةِ الْخَالِقِ،  حَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ اْلوَكِيْلُ وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِوصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
حَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ اْلوَكِيْلُ وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِوصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلمحَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ اْلوَكِيْلُ وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِوصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Dengan nama Allah aku ucapkan ke atas diriku, ke atas agamaku, keluargaku, anak-anakku, hartaku, sahabat-sahabatku, agama mereka dan ke atas harta benda mereka seribu “la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim”

Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, aku ucapkan ke atas diriku, agamaku, ahli keluargaku, anak-anakku, harta-bendaku, sahabat-sahabatku, agama mereka dan ke atas harta benda mereka sejuta “la haula wala quwwata illa billahil’aliyyil ‘azhim”

Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, aku ucapkan ke atas diriku, ke atas agamaku, ahli keluargaku, anak-anakku, harta bendaku, sahabat-sahabatku, agama mereka dan ke atas harta benda mereka satu bilyun  “la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim”

Dengan nama Allah, aku berlindung dan memohon keberkatan, hanya dengan nama Allah, aku memohon pertolongan dan kemenangan, dan hanya dari Allah, aku memohon kurniaan, dan hanya kepada Allah, aku bernaung dan menyandar, dan hanya ke atas Allah, aku tenggelamkan diriku, jihadku, dan kesungguhanku, dan tiada daya (daripada mengelak maksiat) dan tiada upaya (daripada mengerjakan taat) melainkan dengan pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Bismillah, (aku ucapkan) ke atas agamaku, jiwa ragaku, anak-anakku, harta bendaku, ahli keluargaku, sahabat-sahabatku, dan atas segala sesuatu yang dikurniakan Tuhanku kepadaku.

Dengan nama Allah, Tuhan pengatur tujuh petala langit, Tuhan Pengatur tujuh petala bumi, dan Tuhan pengatur ‘Arasy yang Agung. Dengan nama Allah yang tidak memberi mudarat beserta namaNya barang sesuatu pun yang ada di bumi ini dan di langit, dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Bismillah adalah sebaik-baik nama di bumi dan di langit, dengan nama Allah, aku mulakan dan aku akhiri segala-galanya. Allah, Allah, Allah, Allah Raja Pengaturku, aku tidak sekutukan denganNya barang sesuatu pun. Allah, Allah, Allah, Allah Raja Pengaturku, tiada Tuhan sebenar melainkan Allah. Allah lebih perkasa, lebih Agung dan lebih Besar daripada apa yang aku khuatiri.

Dengan Engkau ya Allah, aku berlindung dari kejahatan segala sesuatu yang diadakan oleh Raja Pentadbirku, yang dijadikan dan yang diciptakannya. Dengan Engkau ya Allah, aku bentengkan diriku dari mereka, dengan Engkau ya Allah, aku tolak dan tundukkan mereka. (aku jadikan ayat-ayat berikut sebagai pemohon syafaat) dan aku dahulukan ia dihadapanku dan dihadapan mereka, yaitu : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, katakanlah (wahai Muhammad s.a.w.) bahawasanya Allah itu Maha Esa. Allah itu Tempat Bergantung. Ia tidak beranak dan Ia pula tidak diperanakkan. Dan tiada siapa pun yang setara denganNya. (surah al-Ikhlas:1-4)

Dan seperti itu juga (aku jadikan Basmalah dan surah al-Ikhlas) disebelah kananku dan disebelah kanan mereka, dan seperti itu juga (aku jadikan Basmalah dan surah al-Ikhlas disebelah kiriku dan disebelah kiri mereka, dan seperti itu juga (aku jadikan Basmalah dan surah al-Ikhlas) dihadapanku dan dihadapan mereka, dan seperti itu juga (aku jadikan Basmalah dan surah al-Ikhlas) dibelakangku dan dibelakang mereka, dan seperti itu juga (aku jadikan Basmalah dan surah al-Ikhlas) diatasku dan diatas mereka, dan seperti itu juga (aku jadikan Basmalah dan surah al-Ikhlas) dibawahku dan dibawah mereka, dan seperti itu juga (aku jadikan Basmalah dan surah al-Ikhlas) meliputi diriku dan diri mereka.

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada Engkau bagi manfaat diriku dan bagi diri mereka dari kebaikanMu dengan (hak) kebaikanMu yang tidak dimiliki oleh sesiapa pun selain Engkau.

Ya Allah, jadikanlah aku dan mereka di dalam golongan hambaMu yang sebenar dan di dalam perlindunganMu, orang-orang yang Engkau pergatikan dan orang-orang yang berdamping dengan Engkau, di dalam keamaanMu dan bentengMu, dan di dalam golonganMu dan naunganMu, daripada setiap syaitan dan raja, manusia dan jin, orang jahat dan orang yang hasud, binatang buas, ular dan kala jengking, dan daripada setiap binatang yang hanya Engkaulah Pemegang ubun-ubunnya (Pengaturnya). Sesungguhnya Tuhanku itu di atas jalan yang lurus.

Cukuplah bagiku Tuhanku daripada orang-orang yang diaturnya, cukuplah bagiku Penciptaku daripada semua ciptaanNya, cukuplah bagiku Tuhanku Yang Maha Pemberi Rezeki daripada orang-orang yang dikurniakan rezeki, cukuplah bagiku Tuhanku yang Maha Penutup (Pelindung) daripada orang-orang yang dilindungi, cukuplah bagiku Tuhanku yang Maha Penolong daripada orang-orang yang ditolong, cukuplah bagiku Tuhanku yang Maha Gagah daripada orang-orang yang digagahi, cukuplah bagiku Tuhanku yang hanya Dialah yang menjadi kecukupanku, cukuplah bagiku Tuhanku yang sentiasa menjadi kecukupanku, cukuplah bagiku Allah, dan Dialah sebaik-baik wakil, dan cukuplah bagiku Allah daripada sekalian makhlukNya, sesungguhnya penolongku ialah Allah yang telah menurunkan Al-Qur’an, dan Dia pasti akan menolong orang-orang yang soleh.

{Dan apabila engkau membaca Al-Qur’an (wahai Muhammad s.a.w.), Kami jadikan dinding yang tidak dapat dilihat diantara kamu dan diantara orang-orang yang tidak beriman dengan hari akhirat. Dan Kami jadikan di atas hati mereka tutupan yang berlapis-lapis, juga sebagai penyumbat pada telinga mereka, yang menghalang telinga mereka dari memahami dan mendengar al-Qur’an, dan sebab itulah apabila engkau menyebut nama TuhanMu saja di dalam Al-Qur’an, mereka berpaling undur melarikan diri.} (Surah Al-Isra’: 45-46)

{Kemudian jiwa mereka berpaling ingkar, maka katakanlah (wahai Muhammad s.a.w.) : “Cukuplah bagiku Allah (sebagai Pemeliharaku), tiada Tuhan yang sebenar melainkan Dia. Hanya kepada Allah aku berserah diri, dan Dialah Raja Pengatur ‘Arasy yang Agung.} (Surah At-Taubah: 129)

Dan tiada daya (daripada mengelak maksiat) dan tiada upaya (mengerjakan taat) melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Dan semoga curahan solawat dan salam sentiasa ke atas penghulu kami, Muhammad s.a.w., ahli keluarganya dan para sahabatnya



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

Mengupas HIZIB IKHFA’, Amalan yang didawamkan Imam Abul Hasan Asy-Syadzili

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. إِحْتَجَبْتُ بِنُورِ اللهِ الدَّائِمِ الْكَامِلِ, وَتَحَصَّنْتُ بِحِصْنِ اللهِ الْقَوِيِّ الشَّامِلِ, وَرَمَيْتُ مَنْ بَغَى عَلَىَّ بِسَهْمِ اللهِ وَسَيْفِهِ الْقَاتِلِ,

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Ihtajabtu binuu-rillaahid-daa-imil kaamil. Watahash-shantu bi hishnillaahil-qawiyyis-syaamil. Waramaitu man baghaa ‘alayya bisahmillaahi wasaifihil qaatil.

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Aku bersembunyi (berlindung) di balik nur Allah yang selalu sempurna. Aku berbenteng dengan benteng Allah yang kuat lagi meliputi/memuat; aku melempar orang yang berbuat jahat kepadaku dengan panah dan pedang Allah yang mematikan.

اَللَّهُمَّ يَاغَالِبًا عَلَى أَمْرِهِ, وَيَاقَائِمًا فَوْقَ خَلْقِهِ, وَيَاحَائِلاً بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِ, حُلْ بَيْنِى وَبَيْنَ الشَّيْطَانِ وَنَزْغِهِ, وَبَيْنَ مَالاَ طَاقَةَ لِى بِهِ مِنْ خَلْقِكَ أَجْمَعِيْنَ.

Alloohumma yaa ghaaliban ‘alaa amrih, wayaa qaa-iman fauqa khalqih, wayaa haa-ilan bainal mar-i waqalbih. Hul bainii wabainas-syaithaani wanazghih, wabaina maa laa thaaqata lii bihii min khalqika ajma’iin.

Ya Allah! Wahai Dzat Yang mengatasi urusan-Nya. Wahai Dzat Yang Berdiri (Mengurusi) diatas makhluk-Nya. Wahai Dzat Yang menjadi Pemisah antara seseorang dengan hatinya. Pisahkan antara aku dan syetan beserta godaannya, (antara aku) dan dari semua makhluk-Mu yang tidak ada kemampuan buatku untuk mengatasinya.

اَللَّهُمَّ كُفَّ عَنِّى أَلْسِنَتَهُمْ, وَ اغْلُلْ أَيْدِيَهُمْ وَأَرْجُلَهُمْ وَارْبُطْ عَلَى قُلُوبِهِمْ, وَاجْعَلْ بَيْنِى وَبَيْنَهُمْ سَدًّا مِنْ نُورِ عَظَمَتِكَ, وَحِجَابًا مِنْ قُوَّتِكَ, وَجُنْدًا مِنْ سُلْطَانِكَ, إِنَّكَ حَيٌّ قَادِرٌ مُقْتَدِرٌ قَهَّارٌ.

Alloohumma kuffa ‘annii alsinatahum, waghlul aidiyahum wa-arjulahum, warbuth ‘alaa quluubihim, waj’al bainii wabai-nahum saddan min nuuri ‘azhamatik, wahijaaban min quwwatik, wajundan min sulthaanik, innaka hayyun qaadirun muqtadirun qahhaar.

Ya Allah! Jauhkanlah dariku lisan-lisan mereka; kuncilah tangan-tangan dan kaki-kaki mereka; ikatlah hati mereka’ jadikan antara aku dan mereka tirai dari Nur Keagungan-Mu, tabir dari Kekuatan-Mu dan tentara dari Kesultanan-Mu, karena sebenarnya Engkau Maha Hidup Abadi, Kuasa, Berkuasa/mampu, lagi Pemaksa.

اَللَّهُمَّ أَغْشِ عَنِّى أَبْصَارَ اْلأَشْرَارِ وَالظَّلَمَةِ حَتَّى لاَ أُبَالِى بِأَبْصَارِهِمْ.

Alloo-humma aghsyi ‘annii abshaaral asyraari wazh-zhalamati hattaa laa ubaalii bi-abshaarihim.

Ya Allah! Tutupi (butakan) dariku mata orang-orang yang jahat dan zhalim, sehingga aku tidak (begitu) mempedulikan mata mereka.

يَكَادُ سَنَا بَرْقِهِ يَذْهَبُ بِالأَبْصَارِ. يُقَلِّبُ اللَّهُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَعِبْرَةً لِلاولِي الأَبْصَارِ.

Yakaadu sanaa barqihii yadzhabu bil-abshaar yuqallibulloohul laila wan-nahaara inna fii dzaa-lika la’ibratan li-ulil abshaar.

Tidakkah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. Allah mempergantikan malam dan siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan. (QS an-Nur : 43-44).

بِسْمِ اللَّهِ كهيعص . بِسْمِ اللَّهِ حمعسق. كَمَاءٍ أَنْزَلْنَاهُ مِنَ السَّمَاءِ فَاخْتَلَطَ بِهِ نَبَاتُ الأَرْضِ فَأَصْبَحَ هَشِيْمًا تَدْرُوهُ الرِّيَاحِ. هُوَ اللَّهُ الَّذِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ. يَوْمَ اْلاَزِفَةِ إِذِ الْقُلُوبُ لَدَى الْحَنَاجِرِ كَاظِمِينَ مَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ حَمِيمٍ وَلاَ شَفِيعٍ يُطَاعُ. عَلِمَتْ نَفْسٌ مَا أَحْضَرَتْ. فَلاَ أُقْسِمُ بِالْخُنَّسِ, الْجَوَارِ الْكُنَّسِ, وَاللَّيْلِ إِذَا عَسْعَسَ. وَالصُّبْحِ إِذَا تَنَفَّسَ. ص وَالْقُرْءَانِ ذِي الذِّكْرِ. بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي عِزَّةٍ وَشِقَاقٍ.

Bismillaah, Kaaf Haa Yaa ‘Aiin Shaad. Bismillaah, Haa miim ‘aiin siin qaaf. Kamaa-in anzalnaahu minas-samaa-i fakhtalatha bihii nabaatul ardhi fa-ashbaha hasyiiman tadzruuhur-riyaah.  

Huwal-loohulladzii laa ilaaha illaa huwa ‘aalimul ghaibi was-syahaadati huwar-rahmaanur-rahiim. Yau-mal aazifati idzil quluubu ladal hanaajiri kaazhimiina maa lizh-zhaalimiina min hamiimin walaa syafii’in yuthaa’. ‘Alimat nafsun maa ahdharat. Falaa uqsimu bilkhunnasil jawaaril kunnasi, wal-laili idzaa ‘as’asa, wash-shub-hi idzaa tanaffas. Shaad. Walqur-aani dzidz-dzikr, balilla-dziina kafaruu fii ‘izzatin wasyiqaaq.

Dengan menyebut asma’ Allah, Kaaf haa yaa ‘aiin shaad. Dengan menyebut asma’ Allah, haa miim ‘aiin siin qaaf.

Seperti air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. (QS al-Kahfi : 45)

Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (QS al-Hasyr : 22)

… hari yang dekat (hari kiamat, yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. Orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafa`at yang diterima syafa`atnya. (QS al-Mukmin : 18)

Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang, yang beredar dan terbenam, demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya, demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya, dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing. (QS at-Takwir : 15-18)

Shaad, demi Al Qur’an yang mempunyai keagungan. Sebenarnya orang-orang kafir itu (berada) dalam kesombongan dan permusuhan yang sengit. (QS Shad : 1-2).

شَاهَتِ الْوُجُوهِ ( 3 × ), وَعَمِيَتِ الأَبْصَارُ, وَكَلَّتِ اْلأَلْسُنُ, وَوَجِلَتِ الْقُلُوبُ, جَعَلْتُ خَيْرَهُمْ بَيْنَ أَعْيُنِهِمْ وَشَرَّهُمْ تَحْتَ أَقْدَامِهِمْ, وَخَاتَمَ سُلَيْمَانَ بَيْنَ أَكْتَافِهِمْ, لاَ يَسْمَعُونَ وَلاَ يُبْصِرُونَ وَلاَ يَنْطِقُونَ بِحَقِّ كهيعص.

Syaahatil wujuuh (Dibaca 3 x).

Wa’amiyatil abshaar, wakallatil alsun, wa wajilatil quluub. Ja’altu khairahum baina a’yunihim, wasyarrahum tahta aqdaamihim, wakhaatama sulaimaana baina aktaafihim, laa yasma’uuna walaa yubshiruuna walaa yanthiquuna bihaqqi kaaf haa yaa ‘aiin shaad.

Buruk semua wajah, buta semua mata, menjadi kelu semua lesan, dan merasa takut semua hati. Aku jadikan kebaikan mereka didepan mata mereka dan kejahatan mereka di atas telapak kaki mereka, dan setempel Nabi Sulaiman diantara pundak-pundak mereka, sehingga mereka tidak (mampu) mendengar, melihat dan berbicara, berkat kebenaran kaaf haa yaa ‘aiin shaad.

فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللَّهُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ(3×).

إِنَّ وَلِيِّيَ اللَّهُ الَّذِي نَزَّلَ الْكِتَابَ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّالِحِينَ (3×)

Fasayakfiikahumullooh. Wa huwas-samii’ul ‘aliim (Dibaca 3 x). Inna waliyyiyalloohulladzii nazzalal kitaaba wahuwa yatawallas-shaalihiin. (Dibaca 3 x)

Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS al-Baqarah : 137).

Sesungguhnya pelindungku ialah Allah yang telah menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) dan Dia melindungi orang-orang yang saleh. (QS al-A’raf : 196)

حَسْبِيَ اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ (7×), بَلْ هُوَ قُرْءَانٌ مَجِيدٌ. فِي لَوْحٍ مَحْفُوظٍ.

Hasbiyalloohu laa ilaaha illaa huwa ‘alaihi tawakkaltu wahuwa rabbul ‘arsyil ‘azhiim (7 x). Bal huwa qur-aanum-majiid. Fii lauhimmahfuuzh.  

“Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki `Arsy yang agung”. (QS at-Taubah : 129).

Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Qur’an yang mulia, yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh. (QS al-Buruj : 21-22).

اَللَّهُمَّ احْفَظْنِى مِنْ فَوْقِى وَمِنْ تَحْتِى, وَعَنْ يَمِيْنِى وَعَنْ شِمَالِى وَمِنْ خَلْفِى وَمِنْ أَمَامِى, وَمِنْ ظَاهِرِى وَمِنْ بَاطِنِى, وَمِنْ بَعْضِى وَمِنْ كُلِّى, حُلْ بَيْنِى وَبَيْنَ مَنْ يَحُولُ بَيْنِى وَبَيْنَكَ, يَاأَللهُ يَاأَللهُ يَاأَللهُ, وَ لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ العَلِيِّ الْعَظِيْمِ, وَصَلىَّ الله عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْليمًا.

Alloohummahfazhnii min fauqii wa min tahtii, wa’an yamiinii wa’an syimaalii, wamin khalfii wamin amaamii, wamin zhaahirii wamin baathinii, wamin ba’dhii wamin kullii. Wahul bainii wabaina man yahuulu bainii wabainak. Yaa Allooh, Yaa Allooh, Yaa Allooh, walaa haula walaa quwwata illaa billahil ‘aliyyil ‘azhiim. Washallalloohu ‘alaa sayyidinaa muhammadinin-Nabiyyill ummiyyi wa’alaa aalihii washahbihii wasallama tasliimaa.

Ya Allah! Peliharalah aku (mulai) dari arah atasku, bawahku, kananku, kiriku, belakangku, depanku, zhahirku, batinku, sebagianku dan keseluruhanku. Jadikan tirai antara aku dan orang yang membuat tirai anrara aku dan Engkau. Ya Allah! Ya Allah! Ya Allah! Tiada daya dan tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Semoga shalawat dan salam dilimpahkan Allah kepada junjungan kita Muhammad, seorang Nabi yang buta huruf, beserta keluarga dan para sahabatnya.



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC