MANFAAT & KEGUNAAN SERTA FUNGSI TANAMAN SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF

Beberapa Link & info yang sekiranya akan berguna serta dapat menjadikan tambahan info dan menambah wawasan dari fungsi tanaman serta tumbuhan di kawasan Nusantara yang dapat dimaksimalkan sebagai Metode Pengobatan Alternatif :

1.TUMBUHAN
2.DAUN
3.AKAR
4.BATANG
5.BUAH
6.GETAH
7.TANAMAN
8.BIJI-BIJI AN

RACIKAN OLAHAN

MINYAK NABATI :
Ramuan Minyak dari Non Hewani yang diolah menjadi banyak fungsi

MINYAK HEWANI :
Ramuan dari Hewani (Halal) yg diolah sedemikian rupa & dengan proses serta dengan cara tertentu akan diolah menjadi suatu ramuan/racikan & akan digunakan sebagai media penyembuh Alternatif untuk berbagai macam penyakit. Insya Allah

RAMUAN HERBAL :
Ramuan yang berasal dari baik Tumbuh2an, akar,daun batang, buah2an tertentu (diolah dengan melalui proses tertentu), biji2an, dll dan diracik menjadi Ramuan yg diolah dgn cara di Godog,dlm bentuk Kapsul, dan hasil ramuan dapat diminumkan atau balurkan atau dengan cvara lainnya.

KETERANGAN :
Insya Allah kami hanya menyediakan Ramuan/Racikan Herbal baik berupa ramuan yg digunakan sebagai obat Luar atau dengan cara diminum hanya berdasarkan pesanan dan racikan pada masing2 penyakit tidak akan sama ( tergantung dr jenis penyakitnya ).
Jadi kami tidak melakukan stok ramuan tertentu sebelumnya, sehinggan proses pemesanan ramuan tidak bisa dilakukan secara instan.

Link Info :
http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

Khasiat Kembang Sore

 

Nama botani: Abutilon indicum (L.) Sweet
Sinonim : Sida indicum Linn.
Famili: Malvaceae
Nama daerah : Cemplok (Jawa), Barulau, belalang sumpa (Palembang); Jeuleupa (Aceh), Kembang sore kecil (Maluku),; Gandera ma cupa (Ternate);
Nama asing: Abutilon (US), Atibala, Khangi (India), Dong kui zi, Mi lan cao (China).

Uraian :

Tanaman ini dapat ditemukan dari 1-400 m dpl. Menyukai tempat terbuka seperti di hutan, semak, tanah kosong yang terlantar, kadang ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias. Perdu tegak berumur panjang, tinggi 0,5-3 rn, pangkalnya kerapkali berkayu dengan ranting yang keluar dari bawah, berambut pendek dan rapat. Daun letak berseling, bertangkai panjang, bentuknya seperti jantung dengan ujung runcing, tepi bergerigi atau beringgit kasar, tulang daun menjari, panjang 3-11 cm, lebar 2,5-7 cm.

Bunga tunggal dengan 5 daun mahkota berwarna kuning, diameter 2-2,5 cm, bertangkai yang panjangnya 2-6 cm, keluar dari ketiak daun dan mekar setelah tengah hari. Buah bentuknya seperti bola tertekan dengan tinggi 1,5 cm, penampang 2,5 cm, terdiri dari 15-20 celah yang berisi 3 buah biji berbentuk ginjal. Herba ini merupakan tanaman yang menghasilkan serat berwarna putih. Perbanyakan dengan biji.

Sifat Kimiawi Dan Efek Farmakologis:

Manis, tawar, netral. Membersihkan panas dan lembab di dalam tubuh (antipiretik), melancarkan peredaran darah, anti radang, peluruh dahak dan peluruh kencing (diuretik). Daun: Manis, kelat, hangat. Akar: Manis, tawar, sejuk. Peluruh kencing, menenangkan organ paru (pulmonary sedative), masuk kedalam meridian ginjal. Biji: Peluruh kencing, laksans, peluruh dahak, aphrodisiak.

Kandungan Kimia:

Asam amino, asam organik, zat gula dan flavonoid yang terdiri dari gossypin, gossypitrin dan cyanidin-3-rutinoside. Biji mengandung minyak raffinose (C18 H32 O16).

Penyakit Yang Dapat Diobati :

Wasir, Bisul, Sakit Telinga, TB Paru (Bronkhitis), Kencing batu; Reumatik, Cacing kremi, sakit gigi, gusi bengkak, Demam, Diare; Kaligata, gondongan, Batuk, Sembelit, Kencing nanah;

Bagian Yang Dipakai:

Seluruh tanaman. Untuk penyimpanan, herba setelah dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya, kemudian dijemur sampai kering.

Kegunaan:

Daun / seluruh tanaman:

Pembengkakan saluran telinga yang menyebabkan rasa sakit, pendengaran menurun atau teiinga berdenging (tinnitus).
Demam, gondongan (epidemic parotitis).
TB paru, radang saluran napas (bronchitis).
Kencing sedikit (oliguria), kencing nanah, kencing batu.
Radang kandung kencing, radang saluran kencing (urethritis).
Diare.
Bisul (furunkeo, kaligata (urticaria).
Sakit gigi, gusi bengkak.
Rheumatik.

Akar:

Batuk
Kencing nanah
Diare
Radang telinga tengah (otitis media)
Wasir
Demam

Biji:

Disentri
Sembelit
Kencing nanah
Cystitis kronis
Cacing keremi
Bisul

Contoh Pemakaian:

Untuk minum:
Seluruh tanaman: 15-30 gram (bahan segar: 30-60 gram), rebus.
Akar: 10-15 gram, rebus.
Pemakaian luar: Daun dilumatkan sampai halus, untuk bisul dan koreng,

1. Wasir:

150 gram akar direbus dengan air secukupnya sampai kental. Diminum 100 cc, sisanya diuapkan ke lubang dubur selagi panas.

2. Bisul:

1 buah biji kering digiling menjadi bubuk, lalu diseduh dengan 1 cangkir air panas, hangat-hangat diminum.
Daunnya setelah dicuci bersih dilumatkan dan tambahkan madu secukupnya, tempelkan pada bisul.

3. Sakit telinga, pendengaran menurun:

60 gram herba segar atau 20-30 buah dicuci bersih lalu direbus dengan daging tanpa lemak.
Setelah dingin disaring lalu diminum.
Lakukan setiap hari.

4. Tuberkulose paru (TB paru) yang masih ringan:

30 gram akar kembang sore, 30 gram akar 1 lex asprelia, 15 gram Mahonia japonica, direbus.
Setelah dingin disaring, dibagi dalam 3 bagian untuk diminum habis dalam satu hari.

5. Kencing batu:

Herba direbus, dipakai untuk merendam tubuh.
Untuk tapalnya, ambil daun secukupnya, setelah dicuci bersih lalu digiling sampai halus dan dipakai sebagai tapal pada pinggang dan kandung kemih.
Harus sering diganti, karena daunnya berbau busuk.

6. Rheumatik:

Rebusan herba ini dipakai untuk mandi atau sebagai kompres pada bagian tubuh yang sakit.

7. Cacing kerami pada anak:

Biji digiling halus lalu digulung seperti rokok kemudian dibakar.
Asapnya ditiupkan kelubang dubur.

8. Sakit gigi, gusi bengkak:

Daun direbus, hangat-hangat dipakai untuk kumur-kumur.

Catatan :
– Hati-hati bila pemakai sedang hamil.




Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

Mengobati Amandel Tanpa Operasi

Amandel Adalah nama dari salah satu jenis penyakit yang terdapat dalam saluran pernafasan berupa benjolan daging tumbuh. Penyakit ini kalau dibiarkan begitu saja dari hari-kehari akan bertambah besar. Satu hal yang perlu ketahui bagi anda yang saat ini tengah menderita penyakit ini, jika tubuh anda tiba-tiba saja menderita panas dalam yang berkepanjangan, hati-hati biasanya amandel makin membengkak.

Kadang kala orang yang amandelnya tengah membengkak, badanya menjadi panas dingin, rasa nyeri diseluruh badan yang disertai demam, susah menelan suatu makanan ataupun minuman, bahkan untuk bernafas pun terasa sesak sekali.
Berikut ini adalah beberapa macam cara alternative atau obat tradisional yang bisa kita untuk mencobanya :

1. JERUK NIPIS
3 buah jeruk nipis diperas dan diambil airnya, kemudian tambahkan sedikit kapur sirih kedalamnya, lalu aduk hingga rata. Minumlah ramuan ini secara rutin sehari 3 kali. Insya Allah setelah 3 hari berturut-turut anda meminum ramuan ini penyakit amandel anda yang tengah membengkak itu akan segera kempis dengan sendirinya.

2. DAUN BENALU
Ambilah beberapa lembar daun benalu yang tumbuh dipohon jeruk nipis ditambah adas pulo waras secukupnya. Kemudian kedua bahan ramuan tersebut ditumbuk sampai halus, disaring dan diseduh dengan menggunakan air panas. Jika anda rajin meminum ramuan ini, niscaya anda akan melihat hasilnya.

3. BAWANG MERAH
Satu suing bawang merah dikunyah sampai halus lalu telanlah. Lakukan hal semacam itu 3 kali dalam sehari, secara berturut-turut selama satu bulan penuh.

4. BUAH MENGKUDU
2 buah mengkudu(Pace) yang telah matang diperas dan disaring kedalam gelas untuk diambil airnya. Setelah itu tambahkan sedikit air panas dan madu lebah, lalu aduk hingga rata. Diminum sehari 3 kali. Cara minumnya dipakai berkumur-kumur terlebih dahulu baru kemudian diminum. Insya Allah dengan cara ini penyakit amandel yang anda derita akan segera sembuh.

5. KULIT MANGGIS
15 kulit manggis kering ditambah minyak permen 2 sendok teh, Kulit manggis direbus dengan 2 gelas / botol air hingga mendidih lalu dinginkanlah. Kemudian teteskanlah beberapa tetes minyak permen kedalamnya dan aduk hingga rata. Ramuan ini hanya digunakan untuk berkumur-kumur saja, jadi awas jangan sampai tertelan airnya. Lakukan ini secara rutin setiap pagi, siang, dan sore hari. Insya Allah penyakit amandel anda akan segera sembuh.



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

Pengobatan Dengan Telor Cuka

KEGUNAAN atau MANFAAT
1. Dapat menyembuhkan koroner (pengerasa pembuluh darah) pada orang-orang yang telah lanjut usia atau lebih dari 40 th keatas.
2. Dapat mencegah berbagai penyakit seperti pendarahan otak, serangan jantung dsb.
3. Dapat menyembuhkan dengan sempurna pembengkakan liver, bagi yang terserang liver berat, kencing manis, yang paling lama dapat disembuhkan dalam waktu 2 bulan. Demikian pula bagi yang telah dirawat oleh dokter antara 1-2 tahun belum juga sembuh, setelah minum ramuan ini paling lama 1 bulan dapat sembuh sempurna.
4. Dapat menyembuhkan penyakit usus besar turun,sakit maag.
5. Menyembuhkan sakit darah tinggi, lebih efektif dari suntikan dokter.
6. Sangat bermanfaat menyembuhkan penyakit syaraf, rematik.
7. Sangat efektif menyembuhkan penyakit-penyakit ketuaan.

CARA MERAMU
Masukkan dalam toples sebanyak 180 cc cuka (dari buah apel atau beras), Kemudian cuci bersih 1 butir telor ayam kampung dan keringkan. Lalu masukkan ke dalam toples yang berisi cuka tadi, diamkan selama 30-60 jam, setelah mana kulit keras telor akan terlarut dalam cuka dan bagian putih/kuning telur tinggal terbungkus selaput lunak sebesar bola pingpong. Robek dan keluarkan, kemudian buanglah selaput lunak tsb.
Kemudian kocoklah telur dengan cuka tadi, maka sekarang sudah siap bahan dasar ramuan telur cuka.

CARA MEMINUM
Bahan dasar ramuan telor cuka, sebanyak 180 cc cukup diminum untuk setiap hari selama 5-7 hari.

Setiap pagi, sebelum makan pagi ambillah bahan dasar telor cuka sekitar 2.5-3.5 cc campur dan aduk dengan air dingin atau air panas sebanyak 2-3 kali volume bahan dasar diatas.
Untuk menambah rasa enak, bila perlu campurlah dengan madu.

Catatan : Bagi orang yang sehat, meminum telor cuka ini akan membantu mempercepat menghilangkan kelelahan habis kerja keras / olahraga.Apabila diminum sebelum menghadapai pekerjaan fisik dan mental yang berat, dapat mencegah atau mengurangi kelelahan.

INFORMASI
Pada dasarnya, semakin tua manusia, maka darahnya akan menjadi semakin asam, padahal seharusnya darah bersifat alkali. Karena itu, sering dianjurkan untuk mengkonsumsi sayur-sayuran daripada daging.

Apabila ingin mengkonsumsi daging, pilihlah daging ayam atau ikan daripada daging sapi. Apabila makan daging ikan, lebih baik dagingnya yang berwarna putih daripada yang berwarna merah.

Cuka bersifat asam, setelah masuk kedalam tubuh akan membuat darah bersifat alkali, karena itu sering dikatakan bahwa buah-buahan baik untuk tubuh.

PENYIMPANAN
Simpanlah dalam lemari es atau kulkas



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC

Tips Tradisional Untuk Sinusitis

Bahan :

5 batang serai
5 buah jeruk nipis tua
7 lembar daun sirih
17 biji cengkih
2 jari jahe

Caranya :
Jahe dan serai dicuci lalu dimemarkan.
Kulit jeruk nipis dikupas lalu dibelah menjadi 4 bagian.
Semua bahan direbus bersama 6 gelas air hingga tersisa 3 gelas. Minum 3 kali sehari setelah makan, masing-masing setengah gelas.
Penderita sinusitis dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makanan penyebab alergi, seperti kepiting, udang, dan tongkol. Selain itu juga menghindari minum es dan berlama-lama di tempat yang berudara dingin. Jika berada di ruangan ber-AC, sebaiknya gunakan jaket.



Mabes Laskar Khodam Sakti

Makamhaji RT 01/RW 03 Kartasura
(Selatan RS Yarsis solo)
Solo, Jawa tengah
PIN BBM D08153AC